Rutin minum air kayu manis disebut dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, apakah campuran ini benar-benar efektif?
Rempah di dapur rumah kaya rasa dan khasiat sehat. Di antara rempah tersebut, ada kayu manis yang sering dipilih menjadi rempah serbaguna.
Dalam masakan, kayu manis bisa menambah aroma khas, serta memberi sensasi manis hangat. Kayu manis juga sering ditambahkan dalam racikan minuman, seperti kopi, teh, dan susu.
Selain aroma hangat khas, kayu manis juga dihargai karena senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang bisa mendukung sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Jenis rempah ini juga dikenal luas akan potensinya dalam pengelolaan berat badan. Minum air kayu manis saat perut kosong disebut-sebut menjadi kebiasaan sederhana yang bisa membantu meningkatkan pencernaan dan mendukung kadar gula darah sehat untuk menjaga berat badan.
Lantas, bagaimana manfaat air kayu manis membantu menurunkan berat badan? Dilansir dari food.ndtv.com (12/7), berikut penjelasannya!
1. Menyehatkan pencernaan
Pencernaan sehat memainkan peran penting dalam pengelolaan berat badan efektif. Dalam hal ini air kayu manis bisa membantu karena memungkinkan tubuh memproses makanan lebih efisien dan mengurangi kembung atau ketidaknyamanan setelah makan.
Kayu manis juga membantu produksi enzim pencernaan, mencegah infeksi lambung/usus, dan serat alaminya membantu mendukung pergerakan usus secara teratur.
Kayu manis memiliki sifat antimikroba dan antibakteri kuat yang bisa melawan bakteri penyebab masalah pencernaan, seperti H.pylori.
2. Membantu kadar gula darah tetap sehat
Kayu manis bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap seimbang, yang akhirnya mengurangi rasa lapar dan keinginan ngemil secara tiba-tiba. Kontrol gula darah lebih baik juga bisa mempermudah menghindari ngemil yang sebenarnya tidak diperlukan sepanjang hari.
Selain itu, di dalam campuran ini terdapat kandungan senyawa aktif cinnamaldehyde yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat pemecagan karbohidrat di usus, sehingga bagus untuk menurunkan berat badan karena mencegah lonjakan serta penurunan drastis gula darah. Pada akhirnya bisa menekan rasa lapar berlebihan dan membantu pembakaran lemak.
(aqr/adr)