Minum kopi memang bermanfaat bagi tubuh. Namun efeknya bisa berubah, terutama untuk gula darah, jika kopi ditambahkan krimer serta gula.
Kopi merupakan minuman kafein populer yang biasa dikonsumsi banyak orang. Umumnya minuman ini dinikmati pagi hari karena efeknya yang mampu mendorong energi serta meningkatkan fokus.
Minum kopi memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Selain untuk energi dan fokus, kandungan kafein di dalamnya juga bisa merangsang sistem saraf pusat serta meningkatkan mood.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun manfaat-manfaat baik seperti ini sebenarnya akan hilang jika kopi dikonsumsi dengan cara yang salah.
Banyak orang menikmati kopinya dengan tambahan krimer serta gula. Menambahkan bahan-bahan seperti itu artinya juga menambahkan karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar gula darah.
Lantas, bagaimana efeknya minum kopi pakai krimer dan gula setiap pagi terhadap kadar gula darah? Dilansir dari verywellhealth.com (5/3), berikut penjelasannya.
1. Gula tingkatkan kadar gula darah cepat
Minum kopi dengan tambahan gula pasir bisa memengaruhi kadar gula darah. Foto: Pixabay/congerdesign |
Sebagian orang mungkin suka menikmati kopi yang manis. Akhirnya minuman tersebut ditambah dengan gula pasir. Tetapi gula pasir atau sukrosa secara langsung memengaruhi kadar gula darah. Selama proses pencernaan, gula akan masuk ke aliran darah, meningkatkan kadar gula darah.
Kafein dalam kopi juga bisa meningkatkan hormon adrenalin, yang secara temporer menyebabkan sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Ketika sel kurang sensitif terhadap insulin, gula dari gula pasir tidak bisa masuk dalam sel dengan cepat, sehingga menumpuk di darah.
2. Pemanis tetap dapat meningkatkan kadar gula darah
Karena efek gula pasir, beberapa orang akhirnya memutuskan untuk beralih ke alternatif pemanis lainnya.
Sayangnya pemanis buatan lain maupun pemanis alami, seperti stevia, madu, atau sirup maple juga tetap bisa meningkatkan lonjakan gula darah. Meskipun kadarnya tidak sebanyak sukrosa atau gula pasir. Terlebih ketika dipakainya dalam jumlah berlebihan dan efeknya bisa timbul jangka panjang.
3. Krimer berpengaruh terhadap gula darah
Tambahan krimer pada kopi juga bisa memengaruhi kadar gula darah tubuh. Foto: istock |
Selain pemanis, sebagian kopi juga dicampur dengan krimer. Krimer dalam kopi berfungsi untuk meningkatkan rasa gurih, memberikan tekstur lebih kental dan creamy, serta mengurangi rasa pahit dan asam alami pada kopi.
Sayangnya tambahan krimer bisa memengaruhi kadar gula darah. Pada dasarnya krimer berbahan dasar susu yang mengandung laktosa, sejenis karbohidrat dan gula alami yang efeknya bisa meningkatkan kadar gula darah.
Selain itu kebanyakan krimer yang dijual di pasaran juga mengandung sirup jagung dan tambahan gula tinggi, yang langsung menaikkan glukosa darah.
Hati-hati juga ketika memilih krimer non-dairy. Krimer ini sering kali dibuat dari minyak sayur yang terhidrogenasi parsial. Bahan ini tidak hanya tinggi kalori, tetapi juga mengandung lemak jenuh.
4. Kopi hitam bisa meningkatkan kadar gula
Hati-hati, kopi hitam juga bisa memengaruhi kadar gula darah karena kandungan kafeinnya. Foto: iStock |
Sebenarnya, tanpa tambahan krimer atau gula, kopi hitam juga bisa meningkatkan kadar gula darah berkat kafeinnya. Kandungan tersebut diduga mengubah respons terhadap insulin dan hormon lain terlibat dalam pengaturan gula darah. Tetapi, efek ini biasanya hanya berlangsung singkat.
Cara mencegah lonjakan gula darah:
Lantas, bagaimana cara mencegah lonjakan gula darah? Untuk mengatasinya, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan saat minum kopi.
- Konsumsi kopi selama atau setelah makan: Mengonsumsi kopi bersama makanan dapat mengurangi efek kafein, krim, dan gula pada kadar gula darah. Nutrisi dalam makanan juga bisa memperlambat pencernaan dan penyerapan gula ke aliran dalam darah.
- Sertakan protein dan lemak sehat: Protein dan lemak sehat diketahui dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan nutrisi, termasuk glukosa. Penelitian yang disebut situs verywellhealth.com menunjukkan jika protein dan lemak bisa meningkatkan sekresi insulin, hormon yang membantu glukosa masuk ke dalam sel.
- Pertimbangkan pengganti gula: Kamu bisa mempertimbangkan pengganti gula lainnya untuk sumber manis kopi. Selain gula pasir, mungkin bisa beralih ke pemanis alami, seperti madu atau ke bahan-bahan herbal, seperti kayu manis.
Simak Video "Anjuran Kopi dan Teh Tak Dikonsumsi saat Sahur"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN