Kulit pisang yang biasa dibuang ternyata menyimpan segudang manfaat, mulai dari untuk keperluan dapur, perawatan kulit, hingga kebersihan rumah.
Selama ini kulit pisang kerap berakhir begitu saja di tempat sampah tanpa pernah dilirik. Padahal, bagian yang licin dan sering dianggap sepele ini menyimpan sejumlah kegunaan praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Dikutip dari situs Martha Stewart (4/9), sejumlah pakar membagikan cara memanfaatkan kulit pisang secara maksimal, mulai dari urusan masak-memasak hingga bebersih rumah, sebelum akhirnya dibuang ke tempat kompos.
1. Manfaat untuk Dapur
Kulit pisang dapat diolah menjadi pengganti daging suwir versi vegan. Penulis resep Marissa Stevens menyebut tekstur kulit bagian dalam yang empuk dan kenyal cocok disuwir, dibumbui saus BBQ, lalu dijadikan isian taco atau sandwich.
Selain itu, kulit pisang bisa diiris tipis dan ditumis bersama bawang putih, jahe, serta kecap asin sebagai pelengkap tumisan atau kari santan.
Dalam jumlah kecil, kulit pisang juga dapat dicampurkan ke smoothie maupun adonan roti pisang untuk menambah asupan serat tanpa mengubah rasa.
Trik lainnya, tambahkan satu-dua lembar kulit pisang kuning ke dalam slow cooker agar daging ayam atau sapi yang dimasak tetap juicy dan tidak kering selama proses memasak.
2. Manfaat untuk Perawatan Kulit
Bagian dalam kulit pisang kaya akan air dan kalium sehingga dinilai efektif melembapkan kulit yang kering.
Ahli estetika medis Shanna Bynes Bradford menyarankan mengusapkan kulit pisang langsung ke wajah sambil dipijat lembut selama 3 hingga 5 menit, lalu dibilas air dingin.
Kandungan karoten dan antioksidannya juga diyakini dapat menenangkan kulit yang kemerahan atau iritasi jika ditempelkan selama lima hingga sepuluh menit.
3. Manfaat untuk Rumah Tangga
Untuk urusan rumah, ahli kebersihan Scott Schrader menjelaskan bahwa potongan kulit pisang yang diletakkan di dasar tempat sampah mampu menyerap bau tidak sedap.
Kulit pisang yang diblender bersama air juga bisa dijadikan pasta alami untuk memoles perak atau stainless steel yang kusam berkat kandungan kalium dan minyak alaminya.
Bagian dalam kulitnya pun dapat digosokkan langsung untuk menyamarkan goresan pada sepatu maupun lantai kayu.
Terakhir, air rendaman kulit pisang selama beberapa hari dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair alami bagi tanaman hias, berkat kandungan kalium dan fosfor di dalamnya.
Simak Video "Video: Intip Dapur Kebayunan Siapkan 16.000 Porsi Makan Bergizi Gratis Setiap Hari"
(Beta Lukitasari Wijaya/adr)