Memilih minyak goreng yang tepat penting untuk menghindari gosong. Supaya tidak salah dan masakan enak, simak 5 jenis minyak dan kegunaannya ini!
Memasak dengan suhu tinggi umumnya membutuhkan minyak dengan titik asap tinggi. Namun, tidak semua minyak memiliki titik asap yang sama. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui jenis-jenis minyak dan kegunaannya dalam memasak makanan tertentu.
Jika penggunaan minyak gorengnya tidak tepat, hal ini bisa membuat masakan menjadi gosong dan rusak. Selain itu, memilih jenis minyak goreng tepat sangat penting untuk menghindari timbulnya lemak trans berbahaya serta menjaga kesehatan tubuh jangka panjang.
Meskipun kebanyakan orang memilih minyak goreng netral agar rasa bahan-bahan masakan bisa lebih menonjol, beberapa chef justru memilih menggunakan minyak goreng yang lain, terutama yang banyak mengandung lemak untuk menambah rasa.
Lantas, apa saja jenis minyak goreng dan manfaatnya untuk masakan? Dilansir dari thedailymeal.com (8/8), berikut daftarnya!
1. Minyak zaitun
Minyak zaitun telah lama dikenal memiliki manfaat baik di dalam atau pun di luar dapur. Namun, beberapa chef mengungkap jika minyak zaitun tidak bagus untuk menggoreng atau memanggang karena titik asapnya rendah. Meskipun begitu, tidak sepenuhnya benar.
Minyak zaitun memang memiliki titik asap rendah antara 176 - 210 derajat celcius. Sejumlah chef, seperti Klementine Song, pemilik restoran Tsubaki di Los Angeles masih menggunakannya untuk memanggang dan menggoreng.
Klementine mengungkap jika dirinya menggunakan minyak zaitun untuk memanggang makanan, seperti sayuran dan jamur. Ia tahu kalau minyak ini punya titik asap rendah dan dapat membuat makanan terasa pahit ketika terkena panas tinggi. Namun, hal tersebut tidak akan terjadi jika kamu memilih minyak zaitun berkualitas tinggi. Menurutnya minyak ini juga sangat cocok dan bagus untuk memasak kubis maupun jamur.
Steve Benjamin, direktur kuliner Bourbon Steak juga mengatakan kalau ia selalu memulai memasak dengan minyak zaitun lalu menyelesaikannya dengan mentega supaya kaya rasa.
2. Minyak alpukat
Minyak goreng yang digunakan oleh chef Richard Archuleta adalah minyak alpukat. Biasanya ia menggunakan jenis minyak ini untuk memasak ayam, sayuran, dan seafood.
Menurutnya, minyak alpukat memang punya titik asap tinggi dan rasanya lebih bersih serta netral. Namun, minyak ini bisa menjadi alternatif baik dari banyak minyak biji-bijian lainnya yang mungkin punya rasa kurang menonjol.
Simak Video "Dijuluki 'Ratu Boga Indonesia', Sisca Soewitomo: Saya Sangat Menghargai"
(aqr/adr)