Kenikmatan secangkir kopi berasal dari kualitas biji kopi yang dipakai. Jika biji kopi sudah basi, maka rasanya juga akan tidak enak. Lantas, bagaimana cara tahu biji kopi sudah basi?
Banyak orang menjadikan kopi sebagai minuman sehari-hari mereka. Tak hanya karena efeknya terhadap tubuh, tetapi cita rasa khasnya juga digemari.
Namun untuk menghasilkan secangkir kopi yang enak, kamu juga butuh biji kopi berkualitas. Sebab, biji kopi tidak segar bisa memberikan perbedaan pada cita rasa dan aromanya.
Sayangnya tidak banyak orang sadar bahwa mereka minum kopi dari biji yang sudah basi. Tetapi tenang saja, beberapa tanda bisa diperhatikan supaya kamu tidak salah lagi.
Dilansir dari timbertraincoffeeroasters.com (16/1/), berikut tanda biji kopi basi yang bisa diperhatikan :
1. Lihat tanggal pemanggangan
Coffee roasting atau proses pemanggangan kopi menjadi bagian penting untuk menghasilkan biji kopi yang enak.
Cara tercepat untuk menentukan apakah biji kopi masih enak atau sudah basi yaitu dengan melihat tanggal pemanggangannya pada kemasan.
Banyak orang menganggap titik ideal kesegaran kopi berada di antara 3-30 hari setelah kopi disangrai atau dipanggang. Meskipun mengonsumsi kopi melewati empat minggu setelah tanggal tersebut tidak masalah, tetapi biji kopi telah kehilangan esensi rasa dan aromanya.
Organisasi National Coffee Association merekomendasikan orang-orang untuk membeli biji kopi dalam jumlah sedikit agar kualitasnya tetap terjaga saat digiling dan diseduh.
2. Periksa aromanya
Cara lain yaitu dengan memeriksa aromanya. Biji kopi belum disebut basi jika aroma khasnya masih tercium kuat. Biasanya aroma kopi ditandai dengan beberapa karakteristik, seperti nutty, chocolaty, floral, dan manis.
Sebaliknya jika sudah basi, umumnya biji kopi hampir tidak memiliki aroma sama sekali. Biji kopi yang basi juga punya minyak esensial yang sudah tidak lagi keluar atau hilang. Sebab, kandungan minyak esensialnya menguap dan teroksidasi.
Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"
(aqr/adr)