Konsumsi kopi campur durian masih menuai perdebatan. Ternyata jika ingin tetap mengonsumsinya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Kombinasi kopi dan durian kerap memicu perdebatan. Di satu sisi, durian dikenal sebagai raja buah dengan rasa legit dan tekstur lembut yang digemari banyak orang.
Mitos seputar kopi dan durian bahkan sudah beredar sejak lama. Ada yang menyebut kombinasi ini bisa menyebabkan tekanan darah melonjak, jantung berdebar, hingga berujung fatal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, kopi menjadi minuman andalan untuk meningkatkan fokus dan stamina. Kombinasi ini sebenarnya bisa saja aman, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan.
Berikut ini 5 tips minum kopi campur durian yang lebih aman dilansir dari berbagai sumber:
Konsumsi kopi dengan durian boleh dilakukan asal porsinya dibatasi. Foto: Getty Images/wisnu priyanggodo |
1. Batasi Porsinya
Durian merupakan buah yang tinggi kalori, lemak, dan gula. Dalam 100 gram durian, terdapat sekitar 150-180 kalori yang cukup besar dibandingkan buah lain.
Sementara itu, kopi mengandung kafein yang dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan detak jantung. Jika dikonsumsi bersamaan dalam jumlah berlebihan, akan timbul reaksi yang tidak nyaman pada tubuh.
Namun efek sampingnya dapat dicegah dengan mengendalikan porsinya. Antara durian dan kopi disarankan untuk dikonsumsi secukupnya dan tidak dalam jangka panjang.
2. Beri Jeda Waktu antara Keduanya
Tubuh memerlukan waktu adaptasi untuk mengonsumsi apapun. Termasuk jika baru mencoba campuran kopi dan durian. Sistem pencernaan membutuhkan waktu untuk memproses setiap makanan.
Apalagi durian yang memiliki kadar lemak cukup tinggi sebagai buah. Konsumsi durian dan kopi diperbolehkan, hanya saja disarankan memberi jeda antara keduanya.
Durasi antara 30-60 menit sebelum atau sesudah minum kopi, baru boleh dilanjut dengan durian. Jeda ini dikatakan ahli kesehatan akan mengurangi risiko kembung gegara asam lambung yang naik.
3. Pilih Jenis Kopi
Tidak semua kopi memiliki kadar kafein yang sama. Espresso, kopi hitam pekat, atau kopi dengan takaran kafein tinggi sebaiknya dihindari jika baru saja makan durian.
Sebagai alternatif, pilih kopi dengan kadar kafein lebih rendah. Kopi manual brew dengan perbandingan air dan kopi yang lebih banyak air, misalnya 1:15 atau 1:17 lebih disarankan.
Kopi dengan kriteria tersebut cenderung lebih ramah bagi lambung dan jantung. Selain itu, hindari tambahan gula berlebih karena durian sendiri sudah mengandung gula alami yang cukup tinggi.
Sebelum mengonsumsinya, harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh terlebih dahulu. Foto: Getty Images/wisnu priyanggodo |
4. Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh
Setiap orang memiliki respons tubuh berbeda. Bagi penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, atau gangguan lambung, konsumsi kopi dan durian perlu perhatian ekstra.
Durian dapat meningkatkan kadar gula darah, sementara kafein dalam kopi bisa memicu kenaikan tekanan darah. Kombinasi ini berpotensi memperparah kondisi tertentu jika tidak dikendalikan dengan baik.
Ada beberapa gejala yang bisa dikenali sebagai tanda tubuh tak menerima campuran kopi dengan durian yang baik. Mulai dari pusing, mual, jantung berdebar, hingga rasa panas di dalam tubuh.
5. Imbangi dengan Air Mineral
Salah satu cara menetralisir tubuh dari efek samping atas makanan yang diasup ialah minum air mineral yang cukup. Konsumsi air mineral dapat membantu menurunkan kadar gula darah atau kafein yang tinggi dari campuran kopi dan durian.
Konsumsi air mineral tak hanya membantu hidrasi, tetapi juga mendukung proses metabolisme. Apalagi setelah mengonsumsi makanan yang berat seperti durian.
Selain air mineral, makanan ringan juga dapat menjadi penetralisirnya. roti tawar atau biskuit, dapat menjadi alternatif jika perut merasa tak nyaman usai minum kopi dicampur durian.
Simak Video "Martabak 'Low Sugar' dan Sruput Kopi di Pasar Alsut"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN