Kecipir ternyata tak sekadar sayuran yang dikonsumsi untuk asupan serat saja. Jika dikonsumsi rutin dipercaya berkhasiat untuk vitalitas pria dewasa.
Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus), yang dikenal juga sebagai winged bean atau kacang sayur memiliki bentuk segi empat yang khas. Tanaman tropis ini seluruh bagian polong, daun, bunga, umbi hingga bijnya bisa dimakan.
Bahkan menurut penelitian berbagai ahli, tanaman ini dapat diandalkan sebagai sumber nutrisi. Kecipir memiliki kandungan protein yang tinggi, vitamin dan mineral, serta kaya akan serat dan antioksidan.
Kecipir juga disebut-sebut sebagai salah satu asupan yang cocok untuk meningkatkan vitalitas bagi pria. Jika dikonsumsi rutin disebut-sebut dapat menjaga kesehatan dan mengatasi masalah pada reproduksi pria.
Baca juga: Di Irak Ada Festival Buah Delima yang Disambut Meriah oleh Warlok!
Berikut ini 5 khasiat kecipir bagi vitalitas pria dilansir dari berbagai sumber:
1. Protein untuk Otot dan Energi
Pada kecipir kandungan protein nabatinya tergolong tinggi. Terutama pada bagian bijinya yang sering dibandingkan dengan kandungan protein dalam kacang kedelai.
Bagi pria yang aktif secara fisik, kecukupan protein sangat berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan otot. Semakin baik kualitas massa otot, makan semakin optimal metabolisme tubuh dalam menghasilkan energi.
Protein juga berperan dalam proses pemulihan setelah aktivitas berat. Proses pemulihan yang cepat berkontribusi pada stamina yang lebih stabil, sehingga mendukung vitalitas pria secara keseluruhan.
2. Asupan Zinc untuk Reproduksi
Zinc atau seng merupakan mineral esensial yang dibutuhkan dalam reaksi enzimatik di dalam tubuh. Salah satu peran pentingnya adalah dalam produksi hormon testosteron.
Hormon ini menjadi hormon utama yang berpengaruh pada gairah, energi, dan fungsi reproduksi pria. Kadar zinc yang cukup dalam tubuh berhubungan dengan kualitas sperma dan keseimbangan hormon yang lebih baik.
Meski kecipir bukanlah obat atau afrodisiak instan, kandungan zinc di dalamnya mendukung kondisi biologis yang optimal. Sehingga cara kerjanya ialah dengan memperbaiki vitalitas dan menjaganya dalam jangka waktu panjang secara alami.
(dfl/adr)