Rahasia Kulit Awet Muda, Ini 4 Makanan Penambah Kolagen Selain Kaldu

Rahasia Kulit Awet Muda, Ini 4 Makanan Penambah Kolagen Selain Kaldu

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Kamis, 09 Apr 2026 05:00 WIB
Ilustrasi kolagen
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Asupan nutrisi yang tepat mendukung produksi kolagen alami. Kamu bisa rutin mengonsumsinya untuk mendapatkan kulit kenyal dan sehat. Ini daftarnya!

Kolagen merupakan protein dalam tubuh yang berfungsi memberikan kekuatan dan struktur bagi kulit, tulang, otot, hingga jaringan ikat. Meskipun suplemen kolagen marak dibicarakan, konsumsi makanan utuh yang kaya nutrisi tetap menjadi solusi jangka panjang yang paling efektif.

Melansir EatingWell (4/4), ahli gizi Kelly Plowe, M.S., RD, mengungkap jenis makanan yang dapat membantu sintesis kolagen secara alami. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami akan menurun. Untuk itu, diperlukan makanan yang dapat membantu pembentukan kolagen alami dalam jangka panjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut empat pilihan makanan untuk mendukung kebutuhan kolagen tubuh:

ADVERTISEMENT

1. Telur

10 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Saat Bikin Scrambled Egg Scrambled Egg Foto: Getty Images/iStockphoto/mtreasure

Telur memang tidak mengandung kolagen, tapi makanan populer ini kaya protein berkualitas tinggi. Di dalam telur terdapat mikronutrien penting seperti prolin dan zinc yang sangat dibutuhkan untuk mendukung produksi kolagen secara mandiri.

Prolin sendiri merupakan asam amino yang berfungsi mengatur struktur, kekuatan, serta stabilitas kolagen di dalam tubuh. Sementara itu, zinc berperan aktif dalam merangsang sintesis kolagen dan menjadi enzim penting dalam seluruh proses produksinya.

2. Kulit Ayam

Daging ayam merupakan sumber kolagen yang baik, terutama jika dikonsumsi bersama dengan kulitnya yang kaya akan kolagen tipe I. Sebagai sumber protein berkualitas tinggi, ayam menyediakan asam amino yang diperlukan tubuh untuk membangun jaringan ikat yang kuat.

Perlu diperhatikan bahwa porsi paha ayam dengan kulit mengandung lemak dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan bagian dada tanpa kulit. Oleh karena itu, pengaturan porsi makan tetap diperlukan agar asupan lemak harian tetap terjaga dalam batas normal.

3. Buah Sitrus

Jeruk mandarin.Jeruk mandarin. Foto: Freepik

Buah sitrus seperti jeruk, grapefruit, lemon, dan limau merupakan sumber vitamin C yang berperan sebagai kofaktor esensial dalam produksi kolagen. Tanpa asupan vitamin C yang cukup, tubuh tidak akan mampu menghasilkan jenis kolagen yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan jaringan ikat.

Salah satu contohnya adalah 1 buah jeruk ukuran sedang yang sudah mampu memenuhi lebih dari 70 persen kebutuhan harian vitamin C. Kecukupan nutrisi ini juga sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka yang terjadi pada jaringan kulit.

4. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran seperti bayam dan kale merupakan sumber vitamin C yang sangat baik untuk membantu proses pembentukan kolagen secara alami. Kekurangan asupan vitamin C melalui diet harian dapat berdampak langsung pada penurunan kualitas produksi kolagen dalam jangka panjang.

Sebagai gambaran, mengonsumsi satu cangkir kale mentah dapat memberikan sekitar 20 mg asupan vitamin C bagi tubuh. Selain mendukung kolagen, sayuran hijau juga kaya akan antioksidan yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif.

Dukungan terhadap produksi kolagen alami dapat dicapai dengan mengonsumsi variasi makanan padat nutrisi dan mencukupi kebutuhan protein harian.

Fokus pada pola makan yang seimbang jauh lebih efektif daripada hanya mengandalkan satu jenis produk tertentu untuk kesehatan kulit dan sendi. Dengan mengombinasikan sumber protein, vitamin C, serta mineral seperti zinc dan tembaga, kesehatan jaringan tubuh dapat terjaga secara optimal.

Halaman 2 dari 2
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads