Kulit lemon sering kali langsung dibuang setelah buahnya diperas. Padahal, bagian ini menyimpan beragam zat penting yang jarang disadari banyak orang.
Aroma segar dan rasa asam lemon memang identik dengan daging buahnya. Namun, para ahli justru menemukan nutrisi tinggi tersimpan di balik kulitnya.
Berbagai penelitian mulai menyoroti manfaat kulit lemon bagi kesehatan. Kandungan serat, vitamin, hingga antioksidan di dalamnya dinilai cukup melimpah.
Tak hanya menambah cita rasa, konsumsi kulit lemon juga berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Karena itu, manfaatnya menarik untuk dibahas lebih lanjut.
Dikutip dari Very Well Health (22/11/25) berikut manfaat kulit lemon:
1. Kaya Akan Antioksidan
Kulit lemon mengandung antioksidan kuat seperti vitamin C, D-limonene, dan flavonoid hesperidin. Senyawa ini membantu meningkatkan imun dan menurunkan risiko penyakit tertentu.
Berdasarkan data Departemen Pertanian AS, kandungan antioksidan pada kulit lemon tergolong tinggi. Bahkan, jumlahnya lebih banyak dibanding daging atau sari buah lemon.
Penelitian menunjukkan kulit lemon punya aktivitas antioksidan lebih kuat daripada airnya. Khusus kulit lemon, kekuatannya disebut melebihi kulit jeruk mandarin dan grapefruit.
2. Tinggi Serat
Kulit lemon rendah kalori, hanya sekitar 3 kalori per sendok makan. Bagian ini mengandung pektin, sejenis serat yang baik untuk pencernaan.
Penelitian menunjukkan konsumsi kulit lemon lebih bermanfaat dibanding hanya daging atau airnya. Serat pada kulit membantu mendukung kesehatan usus dan rasa kenyang.
Tak hanya serat, kulit lemon juga mengandung kalsium, kalium, dan magnesium. Kandungan vitamin C-nya mencapai sekitar 9 persen kebutuhan harian.
(raf/adr)