Pop Mart yang dikenal sebagai produsen mainan 'blind box' melebarkan sayapnya ke industri kuliner. Terbaru mereka membuka bakery kafe pertama di Singapura.
Merek Pop Mart pastinya sudah tidak asing lagi di telinga, terutama bagi para penggemar mainan 'blind box.' Perusahaan asal China ini dikenal menawarkan mainan berkonsep kotak misteri dengan aneka karakter populer dan desain artistik, seperti Labubu dan Molly.
Setelah sukses dengan toko blind box yang tersebar di dunia, kini Pop Mart melebarkan bisnisnya dengan membuka bakery atau toko roti internasional pertamanya di Singapura.
Produsen mainan tersebut mengubah karakter-karakter populernya menjadi aneka olahan dessert berbentuk tiga dimensi. Tak sekadar menawarkan estetika, tetapi tentu saja makanan ini bisa dinikmati.
Beberapa menu andalannya meliputi Black Sesame Popsicle berbentuk karakter Labubu hingga double cheesecake berbentuk Molly.
Menu-menu yang ditawarkan di bakery ini juga sebagian terinspirasi dari makanan lokal Singapura. Menyoroti minuman kelapa khas Singapura, Pop Bakery mengeluarkan menu Tangy Coconut Mousse dan Sweet Coconut Mousse yang dihias dengan tambahan karakter Twinkle Twinkle.
Bahkan di bakery kafe ini pengunjung juga bisa mencoba Twinkle Twinkle Sea Salt & Coconut Flavoured Popsicle. Es krim loli dengan karakter Twinkle Twinkle dalam wujud patung Merlion ini dideskripsikan punya tekstur yang lembut, creamy, dengan rasa tropikal menyegarkan.
Bakery dua lantai Pop Mart terletak di seberang Universal Studios Singapore. Mereka menjual 45 jenis menu, termasuk kue dan minuman bertema karakter Pop Mart. Harganya dibanderol mulai dari $5 (Rp 70.355) hingga $32 (Rp 450.275), lapor asiaone.com (29/7).
Meski Singapura menjadi sasaran pertama pembukaan bakery Pop Mart ini, Zhang Xiaoyang, kepala Pop Bakery di Pop Mart sedang mempertimbangkan untuk membuka bakery di Eropa dan Amerika Serikat.
"Ini soal waktu yang tepat, dan kami perlu mengatasi masalah seperti rantai pasokan lokal," jelasnya dalam sebuah wawancara.
Perusahaan mainan blind box tersebut juga berencana membuka bakery kafe ini di seluruh Asia Tenggara, termasuk di Thailand, Indonesia, dan Malaysia.
Pembukaan Pop Bakery di Singapura menyusul debut toko roti pertama Pop Mart di kota pesisir Qinhuangdao, China Utara, pada April lalu. Dulunya dibuka setelah Pop Mart menguji konsep tersebut melalui kehadiran 30 gerai truk makanan sementara di China.
Zhang menambahkan bahwa Pop Mart memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan kompetitor. Mereka bangga karena mampu membuat karakter-karakter ikoniknya dapat dimakan langsung dalam bentuk tiga dimensi.
Dilansir dari unggahan Instagram @tslnuggets (30/7), pengunjung bisa langsung datang atau walk-in untuk melakukan pembelian takeaway atau makan langsung di tempat.
Namun, jika pengunjung ingin makan di tempat sekaligus menghadiri Meet and Greet dengan karakter Twinkle-Twinkle, diharuskan melakukan reservasi terlebih dahulu via website resmi mereka.
Ada juga syarat minimum pembelian yaitu 40 SGD (Rp 562.567) per orang atau 80 SGD (Rp 1.125.134) per meja dalam satu kali transaksi.
Simak Video "Antre Panjang Demi Mencicipi Cold Milk Bun yang Viral"
(aqr/adr)