Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso, Wanita Ini Sukses Bantu Keluarga

Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso, Wanita Ini Sukses Bantu Keluarga

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 30 Jul 2026 16:30 WIB
Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso, Wanita Ini Sukses Bantu Keluarga
Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Jakarta -

Di saat banyak sarjana memilih fokus kerja kantoran, wanita asal Pamulang ini tetap bertekad menyambi sebagai penjual bakso gerobakan. Begini kisahnya!

Memiliki gelar sarjana sering dianggap sebagai sebuah kebutuhan untuk membangun fondasi karier yang kokoh dan berkelanjutan. Pendidikan ini bisa membawa seseorang memiliki jenjang karier yang menjanjikan.

Namun, ketika lulus, gelar tersebut belum tentu membuat seseorang bekerja di bidang yang mereka inginkan. Banyak juga lulusan Sarjana memilih pindah ke bidang lain atau mencari sampingan di bidang lain, seperti di industri kuliner.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan mengesampingkan gengsi, para lulusan sarjana tidak malu berjualan makanan demi menyambung hidup atau meraih mimpinya sejak kecil.

Banyak kisah lulusan S1 berjualan makanan yang menarik perhatian. Salah satunya dibagikan oleh wanita Pamulang ini.

ADVERTISEMENT

Berawal dari unggahan viral di akun Threads @girlwithyellowstuff (26/7), Nirma Septiani membagikan pengalamannya sebagai lulusan S1 jurusan Film dan TV yang kini juga berjualan bakso.

Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso, Wanita Ini Sukses Bantu KeluargaNirma sempat membagikan kisahnya sedikit lewat unggahan di Threads. Foto: Threads @girlwithyellowstuff / Instagram @baksojumbopakmanto

Ia mengungkap, "Jualan bakso untungnya jauh dari UMR plus seru. Minusnya panas aja tapi mending panas cuaca dari pada panas di dompet."

Dalam unggahan tersebut, wanita ini bertanya kepada netizen lain apakah ada yang memiliki pengalaman serupa dengannnya.

"Spill dong mode kalian cari cuan cihuy," jelasnya dalam unggahan tersebut.

Dikonfirmasi oleh detikFood (29/7), Nirma bercerita jika ia merupakan lulusan S1 di Institut Kesenian Jakarta. Dari zaman kuliah, wanita ini memang sudah terjun ke dunia kerja.

"Aku S1 di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), kerja shooting dari zaman kuliah," ujarnya.

Usai lulus kuliah, Nirma memilih kerja kantoran di bidang kreatif, tetapi fokus pada dunia pendidikan. Lalu ia berpindah kerja di agensi yang dijalaninya sampai saat ini.

"Lalu pamit kerja di agensi sampai sekarang juga masih kerja tapi full time WFH sebagai socmed specialist. Masih merangkap jadi talent content juga dan merangkap shooting," ujar Nirma kepada detikFood.

Kerja full time di agensi bukan satu-satunya yang dilakukan oleh Nirma saat ini. Wanita tersebut juga sambil berjualan bakso, melanjutkan usaha orang tuanya.

Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso, Wanita Ini Sukses Bantu KeluargaKini Nirma ikut berjualan bakso yang sudah dirintis oleh almarhum ayah dan mamanya sejak tahun 1999. Foto: Nirma Septiani

Sebelumnya Nirma sempat buka kedai warkop tahun 2024 dengan makanan yang diminati banyak orang. Namun, melihat kondisi ibunya yang berjualan sendiri dengan keuntungan tidak begitu bagus, Nirma akhirnya memilih ikut andil dalam jualan bakso.

"Karena dari tahun 1999 almarhum ayahku jualan bakso, mamaku juga. Awalnya sempet di 2024 buka warkop dengan makanan yang memang diminati banyak orang," lanjutnya.

Latar belakang tersebut lantas membuat Nirma berusaha membuat usaha bakso orang tuanya menjadi lebih dikenal banyak orang. Nirma turun tangan sendiri melanjutkan bisnis ini yang ia anggap kini lebih menguntungkan.

Nirma mengungkap, "Akhirnya memutuskan gimana ya biar bakso mama yang enak ini viral juga kaya client aku yang lain. Aku juga ikut turun tangan jualan karena aku yang akan ngelanjutin bisnis ini plus dagang lebih menguntungkan."

Lulusan S1 Tak Gengsi Jualan Bakso, Wanita Ini Sukses Bantu KeluargaLulusan S1 Institut Kesenian Jakarta ini tak gengsi jualan bakso. Foto: Nirma Septiani

Lewat usaha Bakso Bu Manto, Nirma mengaku hasil jualannya lebih menguntungkan, meski tidak beda jauh dengan Upah Minimum Regional (UMR). Namun, menurut Nirma, hasil jualan bakso tersebut bisa membantu ia dan adiknya kuliah.

Bakso Bu Manto di Pamulang, Tangerang Selatan menawarkan berbagai macam pilihan, mulai dari bakso daging, telur, urat, halus. Semangkuk bakso di sini lebih spesial karena disajikan bersama pangsit yang Nirma sebut sering menjadi rebutan.

Selain bakso, tersedia juga menu soto yang mengggunakan ayam merah sehingga sedikit lebih gurih. Harganya juga masih sangat terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 12.000 sampai Rp 18.000.

Tak sekadar meneruskan usaha orang tuanya, Nirma juga ikut andil dalam mempromosikan usaha tersebut untuk menggaet lebih banyak pelanggan.

Menurut Nirma, cara promosi usaha baksonya tetap harus mengikuti perkembangan zaman. Ia juga menegaskan tidak ingin menjual bakso yang sekadar karena 'viral' atau 'jual nama' tetapi ia ingin baksonya dikenal karena kualitas dan rasanya.

"Kalo enak pasti orang balik lagi," pungkasnya.



(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads