5 Kisah Lulusan S1 yang Pilih Usaha Kuliner, Jualan Bakso hingga Pempek

5 Kisah Lulusan S1 yang Pilih Usaha Kuliner, Jualan Bakso hingga Pempek

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 29 Jul 2026 11:00 WIB
5 Kisah Lulusan S1 yang Pilih Usaha Kuliner, Jualan Bakso hingga Pempek
Foto: Threads
Jakarta -

Banyak lulusan sarjana yang terjun ke bisnis kuliner karena berbagai alasan. Contohnya 5 lulusan sarjana ini yang kini pilih jualan bakso hingga pempek.

Meraih gelar sarjana mungkin menjadi impian banyak orang. Setelah lulus, biasanya mereka mencari pekerjaan di bidang yang sesuai dengan jurusannya saat kuliah.

Namun, tidak semua jalan karier yang dipilih serupa. Banyak juga sarjana memilih buka usaha kuliner sendiri, menjual berbagai macam makanan. Mulai dari berjualan bakso kaki lima, jualan kue gabin kekinian, sampai pempek rumahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirangkum dari utas di Threads, berikut kisah para sarjana yang memilih untuk membuka usaha kuliner.

ADVERTISEMENT

1. S1 jurusan film dan tv jualan bakso

5 Kisah Lulusan S1 yang Pilih Usaha Kuliner, Jualan Bakso hingga PempekLulusan s1 ini turut berjualan bakso gerobakan. Foto: Threads / girlwithyellowstuff

Siapa sangka sarjana film dan televisi ini jualan bakso kaki lima. Lewat unggahan di akun Threads @girlwithyellowstuff (25/7), wanita bernama Nirma Septiani mengungkap jika dirinya memang masih kerja penuh waktu, tetapi WFH (work from home).

Sembari kerja kantoran. Nirma berjualan bakso yang lokasinya di Pasar Bukit Pamulang, Tangerang Selatan. Ia menyebut keuntungan jualan baksonya melebihi penghasilan UMR, ditambah pengalamannya jauh lebih seru.

"Minusnya panas aja tapi mending panas cuaca dari pada panas di dompet," ujarnya dalam unggahan tersebut. Nirma pun diketahui sudah 27 tahun berjualan bakso.

2. S1 arsitek jualan kue gabin

5 Kisah Lulusan S1 yang Pilih Usaha Kuliner, Jualan Bakso hingga PempekS1 Arsitek ini juga menjual makanan berupa gabin fla. Foto: Threads / @___sora.gabin

Dalam utas Threads tersebut banyak sosok sarjana lain yang rupanya memilih jalan yang sama yaitu berjualan makanan. Ada lagi lulusan S1 di bidang Arsitektur yang jualan kue gabin di Pasar Jambu Dua Bogor.

"Gak ada hari libur karena setiap hari ngadon. Tapi semangat bgt karena membawa berkah untuk orang sekitar," ujar penjual Sora Gabin.

Jika dilihat dari akun @___sora.gabin, lulusan Arsitek ini menjual gabin fla dengan banyak varian rasa. Mulai dari rasa tape, ubi ungu, cokelat, vanila keju, ragut, sampai matcha.

Gabin Fla ini dijual setiap Selasa - Minggu, mulai pukul 10.00 - sampai habis.

3. S1 akuntansi jualan pempek

5 Kisah Lulusan S1 yang Pilih Usaha Kuliner, Jualan Bakso hingga PempekDari lulusan S1 Akuntansi, wanita ini berjualan pempek. Foto: Threads

Dari lulusan Sarjana Akuntansi, sosok bernama Kiki Maylan memutuskan untuk berjualan pempek.

"S1 akuntansi jadi kang pempek, nyesel kenapa ga diasah dari dulu aja ya skill jualan ini," ujarnya dalam unggahan di Threads.

Dikonfirmasi oleh detikFood (28/7), Kiky merupakan lulusan S1 Akuntansi STIE Sultan Agung yang dulunya sempat bekerja kantoran. Namun, saat ini Kiky fokus berjualan pempek.

Awalnya ia memutuskan berjualan pempek karena setelah melahirkan ia mau fokus memberikan ASI anaknya langsung (direct breastfeeding), sehingga ia pun tidak bisa kerja lagi.

"Karena anak pertama hanya mau direct breastfeeding ngga mau pake media dot jadi saya nggak bisa kerja lagi, akhirnya saya pilih wirausaha biar bisa sambil menyusui anak," ujarnya kepada detikFood.

Dari usaha pempek, menurutnya penghasilannya hampir sama dengan kerja kantoran, tetapi jam kerjanya jauh lebih fleksibel.

Lewat Pempek Kito Nian, Kiky menjual pempek kapal selam, pempek mini, pempek medium dengan variasi lenjer, adaan, telur, serta kulit. Harganya variatif, mulai dari Rp 20.000-Rp 36.000.

4. Sarjana komputer jadi penjual makanan di kantin

Kisah lain dibagikan oleh pemilik akun @sitrhaai yang mengungkap dirinya merupakan seorang Sarjana Komputer. Dulunya sempat kerja dan menjadi wanita karier.

Namun, ia memilih resign dan ikut tinggal dengan suaminya. Sempat menjadi ibu rumah tangga tetapi karena terbiasa kerja akhirnya ia memilih untuk jualan makanan di kantin.

Makanan yang dijual pun beragam, seperti nasi dengan aneka macam lauk. Pilihannya mulai dari nugget ayam, tempura chili oil, dumpling, dan lain sebagainya. Harganya juga sangat terjangkau dibanderol mulai dari Rp 1.000 saja.

5. D1 perhotelan dan S1 komunikasi jualan ayam geprek

Dalam utas tersebut, pemilik akun @ajengongg juga berbagi cerita. Ia merupakan lulusan D1 di bidang perhotelan dan S1 di bidang Ilmu Komunikasi. Namun, ia mencari cuan dengan jualan ayam geprek yaitu @ayambigboss.my.id di Sidokare, Sidoarjo.

Menunya cukup beragam, mulai dari Nasi Ayam Geprek, NasGor Telur, Nasi FireWings Mayo, Mie Geprek, sampai Nasi Ayam Bumbu Hitam.

Harganya juga sangat terjangkau dibanderol mulai dari Rp 13.000 - Rp 17.000 saja.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads