Mengandung Nutrisi Lengkap, Konsumsi 6 Buah Ini Bikin Panjang Umur

Mengandung Nutrisi Lengkap, Konsumsi 6 Buah Ini Bikin Panjang Umur

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 17 Sep 2026 06:00 WIB
Ilustrasi buah apel
Foto: Getty Images/Hakase_
Jakarta -

Tak hanya manis dan menyegarkan, buah-buahan ini juga mengandung nutrisi lengkap. Mulai dari vitamin hingga senyawa penting yang dikaitkan penuaan yang lebih sehat.

Buah kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Sejumlah jenis buah bahkan punya kandungan nutrisi yang sangat menonjol.

Asupan buah rutin dapat mendukung kesehatan jantung, pencernaan, hingga imunitas. Beberapa buah juga dikaitkan dengan penuaan yang lebih sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Health.com (11/9) berikut buah dengan nutrisi yang lengkap untuk mendukung panjang umur:

1. Buah Berry

Harvest of Haskap berries, Lonicera caerulea, also calles honeyberries, blue berry honeysuckle or sweetberry honeysuckle, superfood in wooden bowlIlustrasi buah berry. Foto: Getty Images/undefined undefined

Buah berry seperti blueberry, raspberry, blackberry, dan stroberi kaya polifenol, senyawa antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari peradangan dan kerusakan sel.

Matt Kaeberlein, PhD, profesor University of Washington, mengatakan buah ini juga rendah gula dan tinggi serat yang dapat membantu menjaga berat badan, pencernaan, serta mikrobioma usus.

ADVERTISEMENT

"Rutin makan buah berry juga dikaitkan dengan dengan penurunan risiko penyakit kronis dan kematian," tutur Matt Kaeberlein.

2. Apel

Matt Kaeberlein menyarankan apel untuk mendukung umur panjang karena murah, mudah ditemukan, dan praktis dikonsumsi rutin.

"Konsumsi apel yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah dan kesehatan usus yang lebih baik," ujar Kaeberlein.

Apel kaya serat larut dan polifenol yang mendukung bakteri baik serta membantu menekan kolesterol LDL.

Studi juga menemukan makan 3-6 apel per minggu dikaitkan dengan risiko kematian 48% lebih rendah pada penderita tekanan darah tinggi.

3. Buah Citrus

Kupas buah jerukBuah jeruk kaya akan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Foto: Getty Images/Calvin Chan Wai Meng

Biah citrus seperti jeruk manis dan grapefruit kaya vitamin, mineral, serta fitonutrien yang mendukung imunitas, kesehatan jantung, dan pola makan seimbang.

Ahli gizi Jennifer Hillis, MS, RD, mengatakan, "Buah citrus merupakan pilihan yang baik karena mengandung vitamin, mineral, dan fitonutrien penting."

Buah citrus tinggi vitamin C sebagai antioksidan dan mengandung hesperidin yang mendukung kesehatan jantung serta pengaturan gula darah. Hesperidin juga diteliti berpotensi membantu memperlambat penuaan.

4. Delima

Delima kaya polifenol, senyawa tumbuhan yang membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif akibat terlalu banyak radikal bebas dalam tubuh.

Buah ini juga mengandung serat untuk mendukung kesehatan usus dan jantung, serta vitamin C yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Penelitian menunjukkan jus delima berpotensi memperbaiki fungsi pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi penanda peradangan yang penting untuk penuaan sehat.

5. Kiwi

Duh! Suami Ini 'Ilfeel' Lihat Cara Istri Makan Buah Kiwi!Kiwi merupakan sumber serat yang baik Foto: Site News

Kiwi merupakan sumber serat yang baik, terutama jika dimakan bersama kulitnya. Serat diketahui berperan dalam menjaga kesehatan tubuh dan dikaitkan dengan pencegahan berbagai penyakit.

Pola makan tinggi serat juga dikaitkan dengan telomer yang lebih panjang, yaitu bagian pelindung DNA yang berhubungan dengan proses penuaan biologis lebih lambat.

Selain itu, asupan serat yang tinggi dapat membantu melindungi tubuh dari penyebab kematian umum, termasuk penyakit jantung dan kanker usus besar.

6. Alpukat

Alpukat termasuk buah kaya serat dan lemak sehat, tetapi rendah karbohidrat. Kandungan ini membuat alpukat berpotensi mendukung kesehatan jantung dan metabolisme.

Jennifer Pallian mengatakan Alpukat mendukung pola makan berbasis tumbuhan yang secara konsisten dikaitkan dengan umur panjang yang lebih sehat.

Manfaatnya semakin terasa jika alpukat menggantikan makanan tinggi lemak jenuh atau karbohidrat olahan.

Sejumlah penelitian juga menemukan konsumsi alpukat rutin berkaitan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Halaman 2 dari 2
(raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads