Belakangan ini banyak kafe menawarkan Einspanner Coffee. Dari namanya memang terdengar unik. Lantas, bagaimana racikannya?
Seiring berkembangnya zaman, racikan kopi juga semakin beragam. Setelah mont blanc viral beberapa waktu lalu, kini banyak juga kafe atau coffee shop yang memperkenalkan kopi einspanner.
Dari tampilan, kopi ini mungkin tidak jauh berbeda dengan mont blanc. Minuman kopi diberi lapisan krim putih tebal di atasnya. Namun racikannya cukup berbeda dengan mont blanc yang biasanya diberi parutan kulit jeruk agar aromanya lebih wangi.
Lantas, seperti apa racikan einspanner coffee yang sedang tren? Dilansir dari nespresso.com (16/7), berikut penjelasannya!
1. Arti nama Einspanner
Einspanner berasal dari bahasa Jerman yang artinya kereta kuda tunggal.
Namun, Einspanner atau dikenal dengan sebutan nama Viennese Coffee with Whipped Cream asalnya dari kota Wina, Austria. Racikan kopi ini telah menjadi bagian penting dalam tradisi ngopi ala Viennese sejak abad ke-19.
Sebenarnya ada berbagai teori tentang asal usul penamaan ini, tetapi teori paling umum menyebutkan jika kopi ini berasal dari kebiasaan kusir yang minum kopi saat mengemudikan kereta.
Kusir membutuhkan kopi hangat yang praktis dikonsumsi sambil mengendalikan kereta. Untuk itu, kopi disajikan dalam gelas dengan lapisan krim tebal di atasnya. Tak sekadar untuk menambah rasa, tetapi krim tersebut juga membantu suhu kopi tetap hangat lebih lama. Krim tebal juga membantu menenangkan perut para kusir karena racikannya lembut.
2. Racikan einspanner coffee
Secara tradisional, einspanner terdiri dari dua shot espresso yang dituangkan ke dalam gelas bening dan diberi topping whipped cream tidak diaduk di atasnya. Perpaduan tersebut menghasilkan sensasi unik dalam setiap tegukan.
Kini einspanner tidak hanya populer di Austria, tetapi juga digemari banyak masyarakat mancanegara, termasuk di Korea Selatan dan Indonesia. Kafe-kafe modern juga menyajikan einspanner dengan visual dan varian lebih unik.
Baca Juga :
3. Penyajian einspanner
Einspanner biasanya disajikan dengan cangkir transparan dengan gagang. Hal ini memudahkan peminum kopi ketika menikmati kopi yang umumnya disajikan panas. Karena di negara asalnya, einspanner biasa dinikmati di pagi hari atau sepanjang hari ketika musim dingin.
Namun, di Indonesia atau negara lain, kopi einspanner mulai disajikan dingin dengan tambahan es batu. Membuat cita rasanya lebih menyegarkan.
Karena ditambah es batu, sehingga whipped cream di atasnya pun cenderung lebih cepat meleleh dan menyatu dengan kopi, menghasilkan tekstur akhir yang lebih mirip latte creamy.
Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
(aqr/adr)