Jajan di Bioskop Tertua Indonesia, Ini 5 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba

Nostalgia Restoran Jadul

Jajan di Bioskop Tertua Indonesia, Ini 5 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba

Sonia Basoni - detikFood
Sabtu, 18 Jul 2026 12:00 WIB
Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat.
Foto: detikFood
Jakarta -

Populer sejak dulu, kawasan bioskop tertua di Indonesia ini juga dikenal sebagai salah satu pusat kuliner legendaris di Jakarta. Menunya ada pempek hingga es teler!

Bioskop Metropole di Cikini, Jakarta Pusat, menyimpan jejak panjang sejarah hiburan di Indonesia. Gedung bergaya Art Deco rancangan arsitek Liauw Goan Sing ini mulai dibangun pada 1932 dan diresmikan pada 11 Agustus 1949.

Kini dikenal sebagai Metropole XXI yang merupakan bioskop tertua di Indonesia. Bangunan bioskop dengan sebutan lain Megaria ini juga ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kelas A pada 1993 sehingga bentuk dan nilai sejarahnya tetap dilindungi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat.Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat. Foto: detikFood

Tak hanya peruntukannya sebagai tempat menonton film, kawasan Megaria juga terkenal sebagai tujuan kuliner.Di Food Court Megaria, sejumlah gerai makanan legendaris bertahan dan populer sampai sekarang, menghadirkan rasa nostalgia dari ayam bakar hingga pempek ikonik yang digemari lintas generasi.

Berikut lima makanan legendaris yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bioskop Metropole XXI:

ADVERTISEMENT

1. Ayam Bakar Megaria

Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat.Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat. Foto: detikFood

Ayam Bakar Megaria berasal dari gerai makanan Sari Mulia yang sudah beroperasi sejak 1967. Lokasinya di area Food Court Megaria. Karena bioskop ini dahulu dikenal sebagai Megaria, sajian khas Solo tersebut kemudian lebih populer dengan nama Ayam Bakar Megaria.

Meski sederhana, tapi seporsi ayam bakar berbumbu pekat dengan nasi putih dan sambalnya selalu bikin rindu pelanggan setianya. Mengusung konsep Solo, rasa ayam bakar di sini lebih dominan gurih dan manis, cocok disantap bersama nasi hangat.

Seporsi ayam bakar lengkap dengan nasi dibanderol Rp35.000 sudah termasuk lalapan dan sambal terasi yang tak terlalu pedas. Pada jam makan siang, menu ayam bakar ini paling banyak dipesan pengunjung.

2. Es Teler Sari Mulia

Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat.Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat. Foto: detikFood

Masih dari gerai Sari Mulia Asli, es teler menjadi menu legendaris yang tak kalah populer di Food Court Megaria. Usaha ini bermula dari lapak kecil di Jalan Cilacap, Menteng, Jakarta Pusat, sebelum akhirnya pindah berjualan di area Bioskop Megaria (pada tahun 1980-an).

Es teler legendaris ini sudah dijual sejak 1967 dan tetap jadi favorit banyak orang hingga sekarang. Siswadi, salah satu penanggung jawab gerai Sari Mulia Asli, pernah mengatakan kepada Tim detikFood bahwa banyak tokoh penting, artis hingga presiden yang jadi pelanggan setia di Sari Mulia.

Salah satunya Presiden Joko Widodo, yang juga pernah membeli es teler di sini. Dengan harga Rp23.000 per gelas, Es Teler Sari Mulia mengggugah selera dengan isian penuh dari kelapa muda, nangka, alpukat dan tambahan susu creamy yang manis dan legit.

3. Rujak Jangkung 212

Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat.Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat. Foto: detikFood

Beralih ke menu camilan, Food Court Megaria terkenal punya rujak enak dan legendaris. Namanya Rujak Jangkung 212. Tidak ada catatan pasti mengenai tahun pertama gerai ini beroperasi, tetapi keberadaannya sudah dikenal sejak dekade 1980-an.

Rujak ini disukai karena porsinya melimpah dan menggunakan beragam buah segar. Dalam satu porsi terdapat jambu air, semangka, mangga, hingga belimbing yang masih segar.

Potongan buah tersebut disiram bumbu rujak kental dengan rasa pedas, manis, dan menyegarkan. Seporsi Rujak Megaria dibanderol Rp35.000. Bagi banyak pengunjung, menyantap rujak ini sudah menjadi kebiasaan saat mampir ke kawasan Metropole, terutama sebagai camilan sebelum atau sesudah menonton film.

4. Pempek Megaria

Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat.Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat. Foto: detikFood

Tak lengkap rasanya membahas kuliner legendaris di Food Court Megaria, tampa membahas Pempek Megaria yang disebut sebagai salah satu pempek terenak di Jakarta.

Gerai pempek ini sudah berdiri sejak 1989 dan sejak dulu berjualan di kawasan komplek Bioskop Metropole. Pempeknya dikenal memiliki tekstur kenyal dan padat, menggunakan ikan tenggiri asli.

Setiap potong digoreng hingga bagian luarnya renyah, lalu disajikan bersama kuah cuko bercita rasa pedas, asam, dan gurih. Pilihannya cukup lengkap, mulai dari kapal selam, lenjer, adaan, hingga pempek kulit. Harga pempek dibanderol mulai Rp10.000 per potong.

Tersedia juga paket hemat yang berisi pempek kecil mulai dari harga Rp77.000 untuk 10 pempek kecil yang bisa dipilih sesuai selera. Biasanya menjelang sore atau malam hari, beberapa stok jenis pempek sudah habis, jadi kalau mau lengkap bisa datang di bawah jam tiga sore ya.

5. Bakmi Megaria

Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat.Jajan di Bioskop Tertua Indonesia di Food Court Megaria, Jakarta Pusat. Foto: detikFood

Pilihan kuliner legendaris lainnya adalah Bakmi Megaria yang sudah hadir sejak dekade 1980-an. Kedai ini berada di area belakang Food Court Megaria dan dikenal lewat sajian bakmi ayam dengan pangsit atau bakso serta kuah kaldu gurih.

Selain bakmi ayam, di sini juga menjual aneka hidanga Chinese food dengan porsi besar. Seperti menu bakmi goreng porsi jumbo seharga Rp59.000 yang dapat dinikmati oleh dua hingga tiga orang.


Tekstur mienya kenyal dan menyerupai mie karet. Isiannya juga melimpah, terdiri atas bakso, bakso ikan, telur orak-arik, dan potongan daging ayam. Oh ya, di sini juga menjual aneka bihun, kwetiau, bakso dan pangsit.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "⁠Jelajah Jalur Jakarta-Tegal: Warisan Budaya Hingga Kuliner Lokal"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads