Bumbu masakan di seluruh dunia berbeda-beda. Selain bumbu rempah khas Indonesia yang terkenal, ada juga sejumlah bumbu dari negara lain yang wajib dicoba!
Bumbu biasa digunakan untuk membuat cita rasa masakan lebih nikmat dan variatif. Bumbu-bumbu tersebut memberikan cita rasa asam, pedas, gurih, hingga aromatik. Bentuknya juga berbeda-beda, ada yang tersedia dalam bentuk kering, pasta, hingga cair.
Di Indonesia, bumbu masakan terkenal dengan campuran berbagai rempah, rimpang, seperti jahe dan lengkuas, hingga daun aromatik. Perpaduan tersebut memberikan kedalaman rasa serta aroma dan warna khas.
Namun, tidak hanya bumbu Indonesia yang menarik. Banyak juga bumbu dari negara lain yang disebut-sebut wajib dicoba.
Bumbu apa saja yang dimaksud? Dilansir dari Tasting Table (16/5/2025), berikut bumbu dari berbagai negara yang wajib dicoba!
1. Sumac
Dari Timur Tengah ada bumbu sumac yang dikenal menjadi bumbu pokok dalam setiap masakan. Warnanya cerah, dibuat dengan cara mengeringkan dan menggiling buah beri kering menjadi bubuk.
Sebelum jeruk lemon digunakan secara umum, orang-orang di wilayah Mediterania menggunakan sumac untuk memberikan sentuhan rasa asam pada masakan. Rempah ini memang dikenal punya cita rasa asam yang khas, dengan sentuhan aroma tanah, manis, dan ada jejak rasa jeruk.
Biasanya sumac digunakan untuk menyeimbangkan rasa asam pada hidangan gurih dan merupakan tambahan ideal untuk bumbu olesan daging dan ikan. Rempah ini juga cocok dijadikan marinasi steak hingga menjadi campuran dalam saus salad.
2. Za'atar
Bumbu ini terbuat dari campuran rempah dan herba, seperti thyme, oregano, atau marojoram, sumac, biji wijen panggang, dan sedikit garam. Bumbu asal Timur Tengah ini punya cita rasa yang bersajahata, gurih, dan sedikit asam.
Za'atar sangat serbaguna dan digunakan dalam berbagai hidangan seharihari. Mulai dari dicampur dengan minyak zaitun murni lalu dinikmati dengan mencelupkan roti ppipih. Zaatar juga sering ditaburkan di atas adonan pipih bersama minyak zaitun sebelum dipanggang.
Bumbu ini bahkan cocok ditambahkan ke sate ayam panggang hingga memberikan sentuhan aromatik pada sandwish isi telur dan sayuran yang sederhana.
Bahan-bahan dasar pada zaatar juga secara historis digunakan dalam pengobatan tradisional, sehingga tidak hanya membuat masakan menjadi lebih sedap tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Misalnya thyme yang dikenal mengandung antioksidan. Sedangkan sumac kaya akan vitamin C dan memiliki sifat anti-inflamasi.
3. Ras el hanout
Dari Afrika Utara ada ras el hanout yang punya rasa kompleks aromatik. Campuran ini mencakup 40 atau lebih rempah yang berbeda, mulai dari kunyit, jinten, kapulaga, dan rempah lainnya. Beberapa variasi bahkan menambahkan kelopak mawar kering atau biji adas ke dalamnya.
Campuran rempah tersebut memberikan sentuhan rasa gurih, hangat, pedas, dan sedikit manis. Menjadikannya bumbu serbaguna yang bisa memberi kedalaman rasa pada masakan gurih ataupun manis.
Bumbu ini bisa digunakan dalam hidangan sup, semur, salad, hingga pasta. Biasanya digunakan dalam hidangan tagine maroko atau menjadi bumbu marinasi pada olahan daging.
Di Indonesia, bumbu ini bisa dibeli di supermarket besar yang menjual rempah impor atau dibeli melalui marketplace.
Simak Video "Masak dengan Bumbu 'Medok' ala Chef Munir Abadi"
(aqr/adr)