Paprika bubuk populer untuk memberi warna pada makanan, aroma khas, serta sentuhan rasa smokey. Di balik kenikmatannya, ada fakta yang belum banyak orang tahu.
Saat ini ada banyak bumbu masak tersedia dalam bentuk bubuk atau serbuk, sehingga lebih praktis digunakan. Selain itu, bumbu bubuk ini juga mudah disimpan.
Salah satu bumbu masak populer adalah paprika bubuk. Bumbu ini cukup populer karena bisa memberikan warna merah cerah pada masakan hingga memberi cita rasa yang khas.
Namun, apa bahan utama dari pembuatan paprika bubuk ini? Dilansir dari huffingtonpost.com (13/5), berikut fakta paprika bubuk selengkapnya.
1. Paprika bubuk terbuat dari paprika manis
Mendengar kata paprika, banyak orang berpikir jika bubuk ini terbuat dari paprika merah yang cenderung pedas.
Namun, menurut perusahaan rempah-rempah McCormick's Science Institute (MSI), bubuk paprika yang dibuat secara masal biasanya dibuat dari paprika jenis bell pepper atau paprika manis. Varietas ini lebih ringan dan mengandung gen resesif yang menghilangkan atau mengurangi kandungan capsaicin, senyawa pedas di dalamnya.
BBC Good Food juga menyampaikan jika tujuan utama bubuk paprika ini adalah untuk menambah rasa dan warna hidangan, bukan rasa pedas.
MSI juga menyampaikan bahwa paprika dapat memiliki kandungan gula hingga 6% meskipun rempah-rempah ini punya rasa beragam.
2. Mengapa baunya lebih menyengat?
Paprika bubuk dikenal punya aroma menyengat, padahal terbuat dari paprika yang cenderung manis.
Perusahaan MSI mengugkap jika proses persiapan memiliki pengaruh besar pada rasa bubuk paprika.
Mereka menjelaskan, beberapa paprika Spanyol dikeringkan dengan cara diasap, sehingga memiliki rasa smokey. Sedangkan paprika Hungaria tertentu dipilih secara khusus untuk menghasilkan rasa pedas ekstra.
Secara umum, MSI menyatakan bahwa paprika adalah rempah ringan yang sebagian besar berfungsi menambah warna pada masakan. Soal rasa dan aroma, bisa berubah-ubah tergantung jenis yang dipakai dan seperti apa proses pembuatannya.