Heboh di Media Sosial, Restoran di Bali Diduga Milik Warga Israel!

Heboh di Media Sosial, Restoran di Bali Diduga Milik Warga Israel!

Diah Afrilian - detikFood
Sabtu, 30 Mei 2026 13:00 WIB
Heboh di Media Sosial, Restoran di Bali Diduga Milik Warga Israel!
Foto: Threads/aelexav
Jakarta -

Sebuah restoran di Bali jadi sorotan setelah diduga dimiliki pendatang asal Israel. Viral di media sosial, kasus ini turut mengungkap sejumlah bisnis serupa di Bali.

Jujur dalam berbisnis menjadi etika paling dasar yang harus dilakukan seorang pebisnis. Tidak menutupi identitas bisnisnya apalagi sampai menimbulkan kesalahpahaman yang terjadi pada pelanggan.

Sebuah kehebohan terjadi di media sosial Threads setelah pemilik akun @aelexav (28/5/2026) mengungkapkan fakta dibalik restoran Sababa. Ia menyebutkan restoran ini dimiliki oleh pendatang dari Israel yang menggunakan identitas palsu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menggunakan label 'Timur Tengah' untuk menutupi asal bisnis secara spesifik adalah taktik klasik untuk menghindari kenyataan dan terlepas dari boikot Israel yang dilakukan di sini," ujarnya dalam utas Threads.

ADVERTISEMENT
Heboh di Media Sosial, Restoran di Bali Diduga Milik Warga Israel!Sebuah restoran di Bali diduga dimiliki oleh pendatang asal Israel. Foto: Threads/aelexav

Dalam unggahannya tersebut, Aelexav juga membubuhkan bukti percakapan yang dilakukan pihak restoran dengan salah satu pelanggannya. Awalnya pihak restoran masih mengaku sebagai sebuah restoran Timur Tengah, tetapi kejanggalan ini lantas disadari.

"Aku merasa kamu berbohong. Restoran Lebanese seperti apa yang dimiliki oleh seseorang asal Perancis dan menyajikan roti challah? Aku nerasa kalian menyembunyikan identitas bahkan kalian dikelola oleh orang Israel atau zionis. Orang Arab akan selalu mengaku i amakannya secarabangga. Aku juga melihat kalian melabeli beberapa makanan seperti makanan Maroko dan Persia tetapi kalian tidak melabeli menu musakhan sebagai makanan Palestina," tulis pelanggan tersebut kepada pihak restoran.

Perlu diketahui bahwa 'Sababa' dalam bahasa Hebrew, yang digunakan di Israel, berarti keren, bagus, hingga mengagumkan. Ditemukan juga akun LinkedIn pemilik Sababa yang bernama Eugenie Taboulet Falcoz.

Heboh di Media Sosial, Restoran di Bali Diduga Milik Warga Israel!Hingga saat ini pihak restoran masih menutupi dan mengakui bahwa restoran mereka sepenuhnya Timur Tengah. Foto: Threads/aelexav

Falcoz secara terang-terangan menulisnya sosoknya sebagai co-owner Sababa yang 'menyajikan makanan Israel pada suasana ala Timur Tengah'. Utas ini juga memicu netizen lain untuk bersuara terkait daftar restoran-restoran di Bali yang dimiliki oleh pendatang asal Israel.

Akun X dengan nama @joey_ardiva, (28/5/2026) menyebutkan beberapa restoran di Bali yang diduga milik orang Israel berdasarkan menu maupun identitas pemiliknya. Mulai dari We Love Falafel, Sababa, hingga Paradisocafe.

Setelah heboh diserbu pada media sosial, pihak Sababa belum menanggapi apapun. Banyak netizen yang mengaku berusaha melayangkan protes pada kolom komentar akun Instagram @sababa.bali.

Sayangnya, pihak Sababa diduga juga melakukan penghapusan komentar pada setiap unggahannya. Bahkan saat dilihat oleh tim detikcom (30/5/2026) kini kolom komentar pada akun Instagram @sababa.bali sudah sepenuhnya dinonaktifkan. Sampai artikel ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak restoran terkait kabar ini.




(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads