×
Ad

Awalnya 'Obat' Setelah Melahirkan, Tiramisu Kini Jadi Dessert Populer

Diah Afrilian - detikFood
Rabu, 13 Mei 2026 11:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto / dailymail
Jakarta -

Makanan penutup (dessert) populer, tiramisu, ternyata punya sejarah panjang sebelum populer. Awalnya kue ini diperuntukkan bagi wanita yang baru melahirkan.

Tiramisu dikenal sebagai salah satu dessert paling populer dari Italia. Lapisan savoiardi yang direndam kopi, dipadukan dengan mascarpone lembut dan taburan kakao, membuat kue ini disukai di berbagai negara.

Nama "tiramisu" sendiri berasal dari bahasa Italia "tirami sù" yang berarti "angkat aku" atau "buat aku semangat lagi". Penamaannya merujuk pada kandungan kopi dan gula yang dianggap memberi energi.

Tiramisu banyak disajikan di restoran maupun kafe sederhana, termasuk di Indonesia. Ternyata jauh sebelum menjadi hidangan penutup yang populer, tiramisu hanya disajikan pada kondisi tertentu saja.

Berikut ini 5 fakta lahirnya tiramisu dilansir dari berbagai sumber:

Tiramisu pertama kali diciptakan justru untuk pemulihan pasca melahirkan. Foto: Getty Images

1. Berawai dari Tradisi Sbatudin

Sebelum tiramisu modern lahir, masyarakat Treviso sudah mengenal makanan bernama "sbatudin". Hidangan sederhana ini dibuat dari kuning telur yang dikocok bersama gula hingga berbusa lembut.

Pada abad ke-19, campuran tersebut dipercaya mampu memulihkan tenaga dan sering diberikan kepada anak-anak maupun perempuan setelah melahirkan. Seiring waktu, masyarakat mulai menambahkan berbagai bahan ke dalam sbatudin.

Ada yang mencampurnya dengan kopi, kakao, minuman keras, mentega, ricotta, hingga biskuit. Variasi inilah yang kemudian dianggap menjadi cikal bakal lahirnya tiramisu modern.

2. Lahirnya Tiramisu Modern

Versi paling populer menyebut tiramisu pertama kali dibuat di restoran Alle Beccherie, Treviso, sekitar tahun 1969-1972. Dessert ini dikembangkan oleh Roberto "Loli" Linguanotto bersama Alba Campeol, pemilik restoran tersebut.

Konon, inspirasi tiramisu muncul dari kebiasaan keluarga Alba Campeol yang mengonsumsi campuran telur dan kopi sebagai penambah energi. Linguanotto lalu mengembangkan ide tersebut dengan menambahkan mascarpone, savoiardi, dan bubuk kakao.

Restoran Alle Beccherie kemudian memasukkan tiramisu ke dalam menu resmi mereka pada awal 1970-an. Momen ini yang kemudian membuat tiramisu cepat menyebar ke berbagai restoran di Veneto sebelum akhirnya populer di seluruh Italia dan dunia internasional.



Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"


(dfl/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork