Puasa Lebih Kuat! Ini 6 Alasan Susu Cocok Diminum Saat Sahur
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Tak hanya makan sayur atau buah, susu juga disarankan untuk dikonsumsi saat sahur. Kebiasaan ini punya banyak khasiat untuk tubuh!
Sahur sebaiknya tak dilewatkan sepanjang Ramadan. Tujuannya tak hanya untuk mengenyangkan perut, tetapi memastikan tubuh cukup nutrisi sebelum berpuasa.
Sahur tak bisa dilakukan sembarangan. Beberapa asupan makanan padat nutrisi disarankan untuk dikonsumsi sebelum berpuasa seharian.
Salah satunya ialah minum susu sebelum atau sesudah makan sahur. Walaupun saran tersebut terdengar sederhana, ternyata konsumsi susu saat sahur punya banyak khasiat.
Berikut ini 6 khasiat minum susu saat sahur dilansir dari berbagai sumber:
Konsumsi susu saat sahur dapat menambah asupan protein. Foto: Istock |
1. Sumber Asupan Protein
Susu mengandung dua jenis protein utama, yaitu whey dan kasein. Keduanya termasuk protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, protein berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta menjaga massa otot. Konsumsi susu saat sahur membantu memperlambat rasa lapar karena protein dicerna lebih lama.
2. Kenyang Lebih Lama
Selain protein, pada susu full cream juga mengandung lemak yang membantu memperlambat pengosongan lambung. Kombinasi protein dan lemak ini membuat perut terasa kenyang lebih lama.
Dilansir dari Medical News Today, protein dalam susu dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mendukung manajemen berat badan. Sehingga juga membantu tubuh tetap ideal setelah bulan puasa.
3. Menjaga Hidrasi Tubuh
Saat berpuasa, risiko dehidrasi meningkat, terutama jika aktivitas padat atau cuaca panas. Selain minum air putih, susu juga bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan susu memiliki efek hidrasi karena mengandung elektrolit alami seperti natrium dan kalium. Kandungan karbohidrat dan proteinnya juga memperlambat pengeluaran cairan dari lambung.
4. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Susu terkenal sebagai sumber kalsium yang baik. Selain kalsium, susu juga mengandung vitamin D, fosfor, dan magnesium yang bekerja sama menjaga kepadatan tulang.
Menurut National Institutes of Health, asupan kalsium yang cukup penting untuk mencegah pengeroposan tulang dan menjaga fungsi otot serta saraf tetap optimal. Saat puasa, pola makan yang berubah bisa membuat asupan kalsium berkurang.
Kandungan protein dan lemak pada susu dapat memberikan energi lebih panjang selama berpuasa. Foto: Getty Images/iStockphoto/pong-photo9 |
5. Menjaga Energi Tubuh
Susu mengandung laktosa, yaitu gula alami yang memberikan energi. Laktosa dalam susu dilepaskan secara lebih stabil karena kombinasi dengan protein dan lemak.
Reaksi ini membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil selama puasa. Energi yang stabil penting agar tubuh tidak mudah lemas atau pusing menjelang siang hingga sore hari.
6. Memulihkan Otot
Sebagian orang tetap berolahraga selama berpuasa. Jadi, penting untuk memastikan nutrisi yang cukup untuk diterima oleh massa otot.
Kandungan whey protein dalam susu dikenal efektif dalam perbaikan jaringan otot setelah aktivitas fisik. Minum susu pun banyak direkomendasikan oleh ahli kesehatan.
(dfl/adr)
-
Tahu dan TempeResep Martabak Tahu Kulit Lumpia yang Renyah dan Isiannya Gurih
-
AyamResep Soto Ayam Semarang Berkuah Bening Segar untuk Sahur
-
Resep Praktis3 Resep Kolak untuk Takjil Nikmat, Manisnya Bikin Nagih!
-
Resep PraktisResep Kentang Mustofa buat Stok Lauk Nikmat Selama Puasa


