Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
images
waktu berbuka
17:59 WIB
wilayah Jakarta
Back
Ramadan Lezat 2026

Stop yang Manis-Manis! Ini Minuman Buka Puasa Sehat ala Zaidul Akbar

Dita Aliccia Armadani - detikFood

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Minuman Buka Puasa Sehat ala Zaidul Akbar
Jakarta - Memilih menu yang tepat untuk berbuka puasa sangat penting untuk kesehatan. Alih-alih menenggak segelas es buah atau es teh manis, coba konsumsi minuman kaya mineral ala dr. Zaidul Akbar.

Saat Ramadan, tak sedikit orang mengeluhkan pusing, badan terasa tidak enak, atau kurang nyaman, terutama pada pekan pertama puasa. Menurut dr. Zaidul Akbar, yang terkenal sering berbagi tips sehat sesuai sunnah Rasulullah SAW, kondisi tersebut bisa jadi merupakan bagian dari proses detoksifikasi tubuh.

Dalam unggahannya di YouTube (11/8/2022), dr. Zaidul membagikan resep minuman sederhana yang bisa dikonsumsi saat berbuka puasa untuk membantu mengatasi keluhan tersebut. Ia menyebut resep ini mudah dibuat dan bahannya pun sederhana.

Asian woman drinking tap water from glass in the kitchenIlustrasi minum air mineral. Foto: Getty Images/AntonioGuillem

"Ini yang bisa Anda pakai ketika berbuka puasa," ujarnya.

Resepnya terdiri dari air putih yang diberi madu secukupnya, lalu ditambahkan sedikit garam. Setelah itu, aduk hingga larut. Dalam video, dr. Zaidul Akbar tampak menggunakan garam pink Himalaya.

Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah madu dan garam tercampur sempurna dalam air. Menurutnya, kombinasi ini menjadi semacam sirup madu penuh mineral.

"Kenapa full mineral? Karena ada garamnya. Madu kita tahu sebagai sumber asam amino, airnya air mineral," jelasnya.

Wedang Jahe adalah minuman tradisional Indonesia yang sudah menjadi bagian dari budaya Nusantara sejak ratusan tahun lalu. Minuman ini biasa dikonsumsi saat musim hujan.Ilustrasi menambahkan madu ke minuman. Foto: gpointstudio/Freepik

Campuran air, madu, dan garam ini disebut sebagai salah satu resep paling mudah untuk membantu mengatasi pusing menjelang atau saat berbuka puasa.

Selain tetap mengonsumsi kurma ketika berbuka, minuman ini juga dapat membantu proses rehidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

dr. Zaidul Akbar juga mengingatkan pentingnya prinsip 'eat right' atau makan dengan benar selama Ramadan. Ia bahkan menyarankan agar masyarakat mulai mengganti kebiasaan memberikan sirup manis sebagai bingkisan dengan pilihan yang lebih sederhana dan alami.

"Saya sangat berharap nanti kalau sambil memberikan bingkisan lebaran kepada karyawan-karyawannya atau kepada itu, tolonglah jangan lagi kasih sirup," katanya.

Sebagai alternatif, ia menyarankan air mineral, madu, atau air kelapa yang dinilai lebih baik untuk membantu hidrasi tubuh. Baginya, Ramadan bisa menjadi momen membiasakan diri dengan pilihan yang lebih sehat.

Minuman air madu dan garam ini pun disebutnya enak dan terasa manis alami dari madu. Resepnya sederhana, bahannya mudah didapat, dan bisa menjadi pilihan minuman berbuka yang lebih menenangkan bagi tubuh setelah seharian menahan lapar dan haus.

(raf/adr)