Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
images
waktu berbuka
WIB
wilayah Jakarta
Back

Viral! Restoran Nonhalal Tawarkan Areanya jadi Tempat Buka Puasa

Diah Afrilian - detikFood

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Viral! Restoran Nonhalal Tawarkan Areanya jadi Tempat Buka Puasa
Jakarta - Manajer restoran nonhalal viral gegara aksi sederhana. Ia memberikan tempat bagi Muslim untuk berbuka puasa sebagai bentuk toleransi.

Buka puasa bersama menjadi salah satu tradisi yang paling ditunggu selama bulan ramadan. Tetapi buka puasa di pusat keramaian atau restoran butuh kesabaran ekstra.

Tidak semua orang beruntung mendapatkan tempat untuk menikmati hidangan berbuka. Apalagi di kawasan ramai seperti pusat kota.

Namun kebaikan untuk orang yang berpuasa bisa datang dari mana saja. Salah satunya kisah yang dibagikan oleh World of Buzz, (17/3/2026).

Viral! Restoran Nonhalal Tawarkan Areanya jadi Tempat Buka PuasaSebuah restoran nonhalal merelakan sebagian tempat makannya diisi oleh Muslim yang hendak berbuka puasa. Foto: World of Buzz

Seorang manajer restoran nonhalal menawarkan ruang bagi pelanggan Muslim untuk berbuka puasa. Kisah ini terjadi setelah sejumlah tempat makan di kawasan KLCC, Malaysia dilaporkan penuh sesak saat waktu berbuka tiba.

Cerita tersebut dibagikan oleh seorang wanita yang kesulitan mencari tempat makan bersama teman-temannya. Saat itu, hampir semua restoran di sekitar KLCC sudah mencapai kapasitas maksimal untuk waktu buka puasa.

Di tengah kebingungan itu, mereka akhirnya mendatangi sebuah restoran nonhalal. Meski awalnya ragu, mereka tetap mencoba bertanya.

Manajer itu menawarkan mereka untuk menggunakan ruang di dalam restoran sebagai tempat berbuka puasa. Tidak hanya memberikan tempat, manajer itu juga menghormati kebutuhan pelanggan Muslim.

Viral! Restoran Nonhalal Tawarkan Areanya jadi Tempat Buka PuasaManajernya membolehkan Muslim membeli makanan dari luar dan duduk di sana. Foto: World of Buzz

Ia memahami bahwa meskipun restorannya tidak menyajikan makanan halal, menyediakan ruang untuk berbuka tetap bisa menjadi bentuk toleransi dan kepedulian. Restoran tersebut mempersilakan pengunjung yang datang untuk makan makanan yang dipesan dari luar.

"Lalu, manajer restoran tersebut yang merupakan orang Tionghoa melihat kegelisahan kami dan menawarkan solusi sederhana: membeli makanan takeaway dari restoran halal, lalu berbuka puasa di sisi restorannya, di mana biasanya terdapat beberapa kursi untuk pelanggan yang sedang menunggu," kata Anna, wanita yang kesulitan mendapatkan tempat makan.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan bagaimana manajer restoran bahkan memberikannya troli untuk meletakkan alat makan bekas pakai. Manajer tersebut juga terus memastikan kenyamanan pengunjungnya itu.

"Dia bahkan menawarkan untuk mengeluarkan troli rak agar bisa kami gunakan sebagai meja. Jadi, itulah yang kami lakukan. Kami berbuka puasa di area pejalan kaki di Suria," lanjut Anna yang tersentuh dengan perhatian sederhana tersebut.

(dfl/adr)