Cara Paling Sehat Masak Telur buat Sahur dan Buka, Jangan Asal Goreng!
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Telur jadi salah satu menu yang paling simpel dan bergizi untuk sahur atau berbuka puasa. Selain mudah dipadukan dengan nasi atau sayuran, telur juga kaya akan protein, vitamin, dan mineral yang membantu kenyang lebih lama.
Melansir Healthline (18/4), di balik menfaatnya, ternyata cara memasak telur dapat memengaruhi kualitas nutrisi di dalamnya. Nutrisi seperti protein dan biotin dapat lebih mudah dicerna setelah dimasak.
Sementara itu, memasak dengan suhu yang terlalu tinggi atau terlalu lama bisa merusak beberapa vitamin dan antioksidan yang sensitif terhadap panas.
Saat telur dimasak pada suhu tinggi dalam waktu lama, kolesterol dalam kuning telur dapat mengalami oksidasi dan membentuk senyawa yang kurang baik untuk jantung jika dikonsumsi berlebihan. Karena itu, metode memasak yang tepat perlu diperhatikan.
Berikut beberapa cara memasak telur yang dinilai sehat untuk menu sahur atau berbuka puasa:
Telur rebus punya kandungan kalori yang rendah. Foto: Getty Images/KruPichai |
1. Telur Rebus
Merebus telur merupakan cara paling sederhana dan sehat. Telur direbus dalam air mendidih tanpa tambahan lemak sehingga kalori tetap rendah, tetapi protein dan kandungan mikronutriennya masih terjaga. Metode ini menjadi pilihan yang tepat jika ingin kenyang tanpa lemak tambahan.
2. Poached Eggs
Mirip dengan metode sebelumnya, poached eggs dibuat dengan cara memecahkan telur ke dalam air panas yang hampir mendidih. Metode ini memberikan tekstur lembut tanpa perlu minyak atau mentega. Karena tidak menambah lemak, poached eggs menjadi pilihan sehat dan mudah dicerna.
3. Telur Orak-arik atau Omelet dengan Sayuran
Menambahkan sayur dalam telur adalah pilihan yang tepat untuk pelengkap kandungan nutrisi. Caranya cukup simpel, masak telur di suhu rendah dengan sedikit minyak sehat seperti minyak zaitun atau minyak alpukat lalu tambahkan sayuran seperti bayam, paprika, atau jamur. Ini tidak hanya memberi rasa lebih kaya, tetapi juga menambah serat dan nutrisi.
Telur tidak disaranakan dimasak dengan suhu tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto |
4. Tidak Menggoreng Telur pakai Suhu Terlalu Tinggi
Menggoreng telur pada suhu yang sangat tinggi atau memasaknya terlalu lama dapat mengoksidasi kolesterol dan menurunkan jumlah vitamin tertentu.
Kalaupun mau menggoreng telur, pilih minyak yang relatif stabil pada suhu tinggi, seperti minyak alpukat dan minyak bunga matahari. Jika pakai extra-virgin olive oil atau minyak kelapa, pastikan suhu masaknya di bawah 210°C dan 177°C.
Intinya, telur tetap sehat untuk dikonsumsi selama puasa asal memasaknya dengan benar. Memilih metode seperti direbus, poached, atau omelet dengan sayuran bisa membantu mempertahankan nutrisi penting telur, sekaligus mendukung energi yang stabil saat sahur dan berbuka.
(dfl/adr)
-
KueResep Dadar Gulung Isi Unti Kelapa yang Manis dan Harum Nangka
-
TelurResep Semur Telur dan Tahu ala Betawi, Menu Ekonomis yang Sedap
-
Minuman3 Resep Es Campur Spesial untuk Buka Puasa, Segar dengan Isian Melimpah
-
Tahu dan TempeResep Martabak Tahu Kulit Lumpia yang Renyah dan Isiannya Gurih


