Kesehatan pria bisa dijaga dengan konsumsi makanan tepat, seperti 5 makanan ini yang sebenarnya bagus untuk mendukung stamina, tapi sering diabaikan.
Berbicara tentang kesehatan pria, banyak orang menyarankan konsumsi lebih banyak protein, pergi ke gym, dan mengurangi makanan gorengan. Pola hidup seperti ini memang penting untuk diperhatikan, tetapi jangan sampai mengabaikan hal lain.
Khusus pria, nutrisi dapat memainkan peran penting dalam berbagai aspek kesehatan dan perlu mendapat perhatian lebih seiring bertambahnya usia, termasuk fungsi prostat, kesehatan kardiovaskular, kepadatan tulang, dan pemeliharaan otot.
Untuk menjaga kesehatan tersebut, pria tidak perlu suplemen yang terlalu banyak atau rencana makan yang rumit. Menurut ahli gizi, sejumlah makanan bisa membantu meningkatkan kesehatan pria.
Ada beberapa makanan yang mungkin sering diabaikan, padahal kandungan nutrisi di dalamnya bagus untuk menunjang kesehatan pria.
Sembunyikan kutipan teks
Dilansir dari eatingwell.com (7/8), berikut 5 jenis makanan terbaik untuk pria!
1. Tomat
Tomat adalah bahan serbaguna dengan nilai gizi yang melampaui batas. Menurut ahli Johannah Katz, RD, tomat kaya akan likopen, karotenoid, yang telah diteliti baik untuk kesehatan prostat, aktivitas antioksidan, dan kesehatan kardiometabolik.
Namun, cara menyiapkan tomat juga penting. Menurut Katz, dirinya suka tomat yang dimasak karena memasak dan memadukan tomat dengan sumber lemak seperti minyak zaitun dapat meningkatkan penyerapan likopen.
Artinya, tomat baik dimasak sederhana dengan tambahan bahan sehat lainnya bisa dikonsumsi. Bahkan, sesendok pasta tomat yang diaduk ke dalam hidangan rebusan bisa memberikan lebih banyak likopen bermanfaat daripada sepotong tomat mentah.
2. Brokoli
Pria juga disarankan untuk mengonsumsi sayuran cruciferous, seperti brokoli. Brokoli telah dipelajari secara mendalam oleh para peneliti yang disebutkan situs Eating Well. Menurut para peneliti, brokoli bagus untuk pria karena potensi efek perlindungannya.
Ahli Jenna Braddock, MSH, RDS, CSSD, CPT mengungkap jika konsumsi brokoli telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat, serta penurunan angka kematian secara keseluruhan.
Sebagian dari manfaat tersebut didapat dari kandungan senyawa dalam brokoli yang dapat diubah tubuh menjadi sulforafan yang telah diteliti karena aktivitas antioksidan dan pelindung selnya.
Brokoli bisa masuk ke dalam daftar makanan harian dengan mudah. Misalnya, menambahkannya ke dalam tumisan, dipanggang hingga pinggirannya renyah, atau dicampur ke dalam mangkuk berisi biji-bijan.
Alih-alih merebusnya, mengukus brokoli dalam waktu sebentar juga memberikan banyak senyawa bermanfaat. Metode ini mencegah nutrisi penting larut ke dalam air panas dan menjaga kualitas rasa serta teksturnya.
Mengukus brokoli bisa membantu mempertahankan glukosinolat atau senyawa pelawan kanker, polifenol, serta antioksidan dengan tingkat kehilangan hanya 0-11%. Brokoli yang dikukus juga punya warna hijau tua pekat dengan tekstur lebih renyah, serta rasa manis alami.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
(aqr/adr)