Banyak orang minum cuka apel saat ingin menurunkan berat badan hingga menjaga kadar gula darah. Namun, jangan sembarangan karena ada aturan minum cuka apel.
Dilansir dari Food NDTV (16/8), cuka apel atau apple cider vinegar (ACV) belakangan makin populer sebagai minuman kesehatan. Ada yang minum satu sloki di pagi hari, menyeruputnya sebelum makan, hingga hanya memakainya sebagai campuran salad.
Cuka apel mengandung asam asetat, senyawa yang terbentuk selama proses fermentasi. Asam asetat inilah yang jadi alasan di balik berbagai efek yang selama ini diteliti para ahli.
Salah satu area yang paling banyak dikaji adalah pengaruhnya terhadap gula darah. Dalam sebuah studi crossover acak, peneliti nutrisi Carol Johnston dan timnya menemukan bahwa cuka apel yang dikonsumsi bersama makanan bisa membantu meredam lonjakan gula darah usai makan.
Efeknya lebih terasa jika cuka diminum bersamaan dengan makan, bukan beberapa jam sebelumnya.
Temuan ini diperkuat oleh tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2017 yang dilakukan Farideh Shishehbor, Anahita Mansoori, dan Fatemeh Shirani.
Hasilnya, minum cuka apel terbukti bisa menurunkan respons gula darah dan insulin usai makan. Jadi kalau tujuan minum cuka apel adalah untuk membantu kontrol gula darah, waktu konsumsinya ternyata sangat penting.
(raf/adr)