Kopi Dicampur Jeruk Nipis Bisa Redakan Migrain? Ini Kata Ahli

Ngopi Yuk!

Kopi Dicampur Jeruk Nipis Bisa Redakan Migrain? Ini Kata Ahli

Riska Fitria - detikFood
Selasa, 01 Sep 2026 07:00 WIB
Kopi campur jeruk nipis
Foto: Getty Images/ricardoffj
Jakarta -

Kopi hitam dicampur jeruk nipis disebut ampuh atasi migrain. Jangan buru-buru percaya, ahli kesehatan justru mengungkap fakta sebaliknya!

Sakit kepala dan migrain kerap membuat aktivitas terganggu. Tak sedikit orang kemudian mencoba berbagai racikan rumahan untuk meredakan rasa sakit.

Salah satunya kopi hitam yang dicampur dengan perasan jeruk nipis. Viral di Facebook menyebutkan racikan kopi dan jeruk nipis dapat ampuh meredakan migrain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, benarkah kopi dan jeruk nipis bisa mengatasi migrain? Faktanya, klaim tersebut justru dinilai menyesatkan oleh sejumlah ahli kesehatan.

Dikutip dari AFP (21/8/20) berikut faktanya.

1. Klaim kopi dan jeruk nipis beredar di Facebook

ADVERTISEMENT
Kopi campur jeruk nipisKopi campur jeruk nipis Foto: Getty Images/ricardoffj

Klaim kopi hitam dicampur air jeruk nipis bisa meredakan migrain kembali beredar di media sosial. Unggahan tersebut menyebut racikan ini dapat memberikan dampak positif bagi tubuh.

Klaim tersebut pertama kali dibagikan di Facebook pada 30 Agustus 2019. Unggahan berbahasa Thailand itu telah dibagikan lebih dari 500 kali.

Unggahan tersebut juga menyertakan artikel dari blog kesehatan Thailand, Herbtrick. Artikel itu menyebut kopi dan jeruk nipis dapat membantu mengatasi migrain

2. Disebut bisa melebarkan pembuluh darah

Dalam artikel tersebut, kopi disebut mengandung kafein yang dapat membantu melawan migrain. Campuran kopi dan jeruk nipis juga diklaim bisa melebarkan pembuluh darah.

Artikel itu bahkan menyebut kombinasi keduanya dapat membantu meredakan energi di hati. Klaim tersebut dikaitkan dengan anggapan bahwa kondisi hati menjadi salah satu penyebab migrain.

Padahal, klaim mengenai kopi dan jeruk nipis sebagai obat migrain dinilai menyesatkan. Sejumlah ahli kesehatan memberikan penjelasan berbeda mengenai efek kedua bahan tersebut.

3. Kafein memang bisa membantu sakit kepala

Wanita minum kopi di malam hariWanita minum kopi. Ilustrasi Foto: Getty Images/iStockphoto/ollinka

Ahli gizi Tipradee Kongsuwan menjelaskan bahwa kopi hitam memang mengandung kafein. Kandungan ini dapat membantu meredakan sakit kepala dalam kondisi tertentu.

Namun, menurutnya kopi tidak bisa menyembuhkan migrain. Ia juga mengingatkan agar konsumsi kopi tidak lebih dari 2-3 cangkir sehari karena dapat memengaruhi tekanan darah.

"Minum kopi hitam dicampur air jeruk nipis tidak bisa menyembuhkan sakit kepala," ujar Tipradee kepada AFP. Ia juga menyebut jeruk nipis justru dapat membuat sakit kepala semakin parah pada sebagian orang.

4. Dokter tidak menyarankan racikan ini

Dr. Adichan Chuajinda dari Phra Nangklao Hospital juga tidak merekomendasikan kopi dicampur jeruk nipis sebagai obat migrain. Menurutnya, ia belum pernah mendengar racikan tersebut terbukti menyembuhkan migrain.

Ia menjelaskan kafein dalam kopi dapat membantu meredakan sakit kepala ringan. Namun, efek tersebut berbeda dengan mengobati sakit kepala berat seperti migrain.

Menurutnya, cara terbaik saat mengalami sakit kepala adalah memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan diperlukan agar penyebabnya dapat diketahui dan mendapat penanganan yang sesuai.

5. Disarankan tidak mengandalkan racikan rumahan

Kopi campur jeruk nipisKopi campur jeruk nipis Foto: Getty Images/ricardoffj

Pusat Anti-Fake News Thailand ikut menanggapi klaim tersebut pada 17 Agustus 2020. Mereka menyatakan informasi kopi dicampur jeruk nipis untuk mengatasi migrain merupakan informasi palsu.

Departemen Kesehatan Thailand menjelaskan bahwa secangkir kopi mungkin membantu meredakan migrain pada sebagian orang. Namun, konsumsi jeruk nipis dalam jumlah tertentu justru dapat memicu migrain pada sebagian orang.

Karena itu, racikan kopi dan jeruk nipis sebaiknya tidak dianggap sebagai obat migrain. Jika sakit kepala sering muncul atau terasa berat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Catatan dari Ahli Gizi soal Temuan Sayur Basi di Makan Bergizi Gratis"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads