Berhasil menurunkan berat badan bukan berarti perjuangan selesai. Agar berat badan tak kembali naik setelah diet, empat kebiasaan ini penting untuk diterapkan.
Berhasil menurunkan berat badan sesuai target tentu menyenangkan. Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga berat badan agar tetap stabil dan tidak kembali naik.
Ahli gizi menyebut beberapa kebiasaan sehat tetap perlu dilakukan meski program diet sudah selesai. Mulai dari memantau pola makan dan aktivitas sehari-hari, rutin melakukan latihan kekuatan, hingga mencukupi asupan protein.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jangan langsung menyerah ketika sesekali makan berlebihan atau melewatkan olahraga. Kebiasaan tersebut dapat membantu mempertahankan hasil diet dalam jangka panjang dan menjaga pola hidup tetap sehat.
Dilansir dari Eating Well (31/08/2026), berikut empat tips mempertahankan berat badan setelah diet.
1. Tetap Pantau Kebiasaan
Makan setelah diet. Foto: Getty Images/Wiphop Sathawirawong |
Setelah berhasil menurunkan berat badan, kebiasaan memantau pola makan dan aktivitas fisik sebaiknya tidak langsung dihentikan. Pemantauan dapat dilakukan dengan mencatat makanan, berat badan, jumlah langkah, atau aktivitas olahraga.
Cara ini membantu mengetahui perubahan kecil sebelum berkembang menjadi kebiasaan yang membuat berat badan kembali naik.
"Memantau diri sendiri merupakan salah satu faktor yang paling konsisten dalam mempertahankan berat badan jangka panjang, karena meningkatkan kesadaran dan membantu melakukan penyesuaian sebelum perubahan kecil menjadi masalah lebih besar," jelas ahli gizi Lainey Younkin.
Namun, pemantauanmakanan tak harus dilakukan secara berlebihan. Frekuensinya dapat disesuaikan agar tidak memicu stres atau membuat seseorang terlalu terpaku pada makanan dan berat badan.
2. Rutin Latihan Kekuatan Fisik
Rutin olahraga. Foto: Site News |
Olahraga yang membuat tubuh banyak berkeringat sering dianggap paling efektif untuk mengontrol berat badan. Padahal, latihan kekuatan juga penting karena membantu mempertahankan massa otot sekaligus mendukung kesehatan metabolisme setelah berat badan turun.
Michelle Cardel, ahli gizi sekaligus peneliti, menjelaskan bahwa metabolisme istirahat tubuh cenderung menurun setelah seseorang kehilangan berat badan. Akibatnya, jumlah kalori yang dibakar tubuh juga dapat berkurang.
Younkin menambahkan bahwa kehilangan otot dapat menurunkan kebutuhan kalori dan meningkatkan kemungkinan berat badan kembali naik.
Latihan kekuatan setidaknya dua kali seminggu dapat dilakukan secara bertahap. Latihan sebaiknya menyasar seluruh kelompok otot utama dan ditingkatkan secara perlahan sesuai kemampuan tubuh.
3. Prioritaskan Asupan Protein
protein food on table Foto: iStock |
Menjaga berat badan bukan hanya soal mengurangi makanan tertentu. Asupan nutrisi yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama juga perlu diperhatikan. Salah satunya adalah protein yang dapat dimasukkan ke dalam setiap waktu makan.
"Pola makan tinggi protein yang menyediakan sekitar 25-30% kalori harian dari protein dapat membantu mempertahankan penurunan berat badan," ujar Younkin.
Menurutnya, asupan protein yang lebih tinggi membantu meningkatkan rasa kenyang dengan memperlambat pengosongan lambung sekaligus merangsang hormon pengatur nafsu makan.
Protein dapat diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. Pilihannya antara lain daging sapi atau ayam, ikan, telur, produk susu, kacang-kacangan, dan tahu. Cardel juga menyarankan untuk menyertakan sumber protein pada setiap waktu makan.
4. Jangan Menyerah Saat Gagal
Gagal diet. Foto: Getty Images/iStockphoto/esolla |
Menjalani pola hidup sehat tidak harus selalu sempurna. Ada kalanya seseorang makan lebih banyak dari biasanya atau melewatkan jadwal olahraga. Kondisi seperti ini tidak perlu dianggap sebagai kegagalan yang menggagalkan seluruh usaha mempertahankan berat badan.
"Kemunduran merupakan bagian normal dalam perjalanan menurunkan atau mempertahankan berat badan," ujar ahli gizi Melissa Mitri.
Ia menyarankan agar satu kali makan berlebihan atau melewatkan olahraga bukan dianggap sebagai penyimpangan. Kuncinya ada pada kebiasaan makan sehat yang konsisten.
Daripada menyalahkan diri sendiri, Mitri menyarankan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi. Pendekatan ini dapat membantu seseorang mengambil keputusan yang lebih baik ketika menghadapi situasi serupa di kemudian hari.
Simak Video "Video BGN: 60 Persen Anak Tak Pernah Lihat Menu Makanan Bergizi Seimbang"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN