Turun 22 Kg dalam 3 Bulan, Ahli Gizi Ini Ungkap 10 Kebiasaan Dietnya

Turun 22 Kg dalam 3 Bulan, Ahli Gizi Ini Ungkap 10 Kebiasaan Dietnya

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 25 Agu 2026 08:00 WIB
Turun 22 Kg dalam 3 Bulan, Ahli Gizi Ini Ungkap 10 Kebiasaan Dietnya
Foto: Site News
Jakarta -

Ahli gizi ini berhasil menurunkan berat badan 22 kg dalam tiga bulan. Ia membagikan 10 kebiasaan makannya, termasuk tetap makan nasi setiap hari.

Menurunkan berat badan tidak selalu dilakukan dengan jalani pola makan terlalu ketat. Ahli gizi asal India bernama Neha, membagikan kebiasaan sederhana yang ia jalani hingga berat badannya turun 22 kilogram dalam tiga bulan. Dari semula 75 kilogram menjadi 53 kilogram.

Melalui unggahan Instagram, ia menyebut rutinitas pagi, pola makan, dan pemilihan makanan menjadi bagian penting dari programnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Neha menjalankan 10 kebiasaan, mulai dari mengatur jadwal makan, tetap mengonsumsi nasi dan lemak, hingga rutin bergerak setelah makan.

Berikut kebiasaan yang ia bagikan, seperti dilansir dari NDTV (24/08/2026).

ADVERTISEMENT

1. Minum Detox Water di Pagi Hari

Turun 22 Kg dalam 3 Bulan, Ahli Gizi Ini Ungkap 10 Kebiasaan DietnyaTurun 22 Kg dalam 3 Bulan, Ahli Gizi Ini Ungkap 10 Kebiasaan Dietnya Foto: Site News

Neha mengawali hari dengan minuman yang ia sebut sebagai detox water, sering disebut juga sebagai infused water yaitu berupa air putih yang dicampur potongan buah atau sayuran.

Rutinitas pagi tersebut ia juluki 'Morning Army' dan diklaim sebagai kombinasi untuk mendukung kesehatan pencernaan serta kulit. Kebiasaan ini menjadi bagian pertama dari pola makan yang dijalaninya selama program penurunan berat badan.

2. Makan Tiga Kali Sehari

Alih-alih terus ngemil sepanjang hari, Neha memilih makan tiga kali sehari. Menurutnya, tiga kali makan dalam porsi normal lebih baik dibandingkan enam kali makan dalam porsi kecil atau berupa camilan. Pola tersebut ia jalankan secara konsisten selama menurunkan berat badan.

3. Memilih Camilan dari Makanan Utuh

Saat ingin ngemil, Neha membatasi pilihannya pada real food atau makanan utuh. Ia tidak menjelaskan secara spesifik jenis camilan yang dikonsumsi, tetapi menyebut kebiasaan tersebut sebagai salah satu cara yang membantunya menjaga berat badan.

Real food sendiri mengacu pada makanan segar dan sehat, bukan makanan olahan atau UPF. Jenisnya beragam, bisa kacang-kacangan, sayuran sampai aneka buah.

4. Tetap Mengonsumsi Lemak

Ilustrasi Mentega dan Margarin untuk MPASIIlustrasi Mentega dan Margarin Foto: iStock

Lemak tidak sepenuhnya dihindari dari menu sehari-harinya. Neha justru mengonsumsi sumber lemak setiap hari, termasuk ghee atau mentega murni yang populer dalam masakan India.

Menurutnya, ghee tidak selalu menyebabkan kenaikan berat badan dan ia mengaitkan konsumsinya dengan keseimbangan hormon.

5. Rutin Konsumsi Makanan Fermentasi

Acar dan yogurt menjadi dua makanan yang rutin dikonsumsi Neha setiap hari. Ia menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan fermentasi tersebut untuk membantu kesehatan perutnya. Keduanya menjadi bagian dari pola makan sehari-harinya selama menjalani program penurunan berat badan.

6. Bergerak 10 Menit Setelah Makan

Tak langsung duduk atau berdiam diri setelah makan, Neha meluangkan waktu sekitar 10 menit untuk bergerak. Ia mengklaim kebiasaan bergerak setelah makan tersebut membantunya mencegah menyimpan lemak dalam tubuh.

7. Masih Bisa Makan Makanan Favorit

Adele Doyan Makan Keripik Kentang Campur Kecap InggrisIlustrasi makan keripik. Foto: iStock/dok. BBC Radio

Neha menerapkan prinsip 80-20, metode ini merupakan pengaturan pola makan di mana 80% asupan harian berasal dari makanan sehat bernutrisi tinggi, dan 20% sisanya dialokasikan untuk makanan atau camilan favorit

Menurutnya, cara tersebut membantunya tetap diet dan menurunkan berat badan sesuai target, tanpa harus merasa bersalah ketika menikmati makanan.

8. Konsumsi Cuka Apel Sebelum Makan

Sebelum menyantap makanan berat atau dessert, Neha mengonsumsi apple cider vinegar atau cuka apel. Ia menyebut kebiasaan tersebut sebagai persiapan yang digunakan untuk menghadapi lonjakan gula darah setelah makan.

9. Mengandalkan Makanan Anti-inflamasi

Sekitar 80% makanan yang dikonsumsi Neha disebut menerapkan pola makan anti-inflamasi. Makanan-makanan ini dikenal kaya akan antioksidan dan lemak sehat, pilihannya beragam mulai dari ikan berlemak seperti salmon, aneka buah beri sampai sayuran hijau.

Ia mengaitkan pola tersebut dengan berkurangnya rasa kembung yang dialaminya selama menjalankan program penurunan berat badan.

10. Tetap Makan Nasi Setiap Hari

Menariknya, Neha masih tetap makan nasi. Ia tetap mengonsumsinya setiap hari dengan pengaturan yang menurutnya lebih tepat, yaitu dikonsumsi dalam porsi yang wajar dan tidak berlebihan.

Neha menekankan nasi tidak selalu menjadi makanan yang harus dianggap buruk ketika seseorang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video " Ahli Gizi Beri Aturan Konsumsi Gula Per Harinya untuk Cegah Diabetes"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads