Kale dan bayam memiliki kemiripan soal tampilan dan rasanya. Namun, soal nutrisi, mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi?
Sayuran hijau sangat direkomendasikan untuk rutin dikonsumsi. Pasalnya jenis sayuran ini kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Mengonsumsi sayuran tersebut juga bisa membantu menangkal radikal bebas yang penting menjaga kesehatan jantung hingga melancarkan pencernaan.
Di antara banyaknya jenis sayuran hijau, kale dan bayam mungkin paling sering terdengar dan dianggap mirip dari segi tampilan dan rasa.
Menurut ahli gizi Kristy Baumann, RDN, LDN, baik kale maupun bayam, merupakan sumber nutrisi luar biasa. Namun, kedua jenis sayuran ini mengandung nutrisi yang memiliki tujuan manfaat berbeda.
Lantas, apakah lebih sehat mengonsumsi kale atau bayam? Dilansir dari realsimple.com (13/1/2025), berikut penjelasannya!
1. Mengenal kale
Kale merupakan sayuran hijau berbentuk daun keriting dan berwarna pekat. Sayuran ini dianggap superfood karena kandungannutrisi melimpah dan manfaat kesehatan luar biasa.
Menurut USDA (United States Department of Agriculture) , dalam satu cangkir kale atau 20,6 gram kale mentah mengandung:
Kalori: 7 kalori
Lemak Total: 0 g
Lemak Jenuh: 0 g
Kolesterol: 0 mg
Karbohidrat: 1 g
Serat: 1 g
Gula: 0 g
Protein: 1 g
Jumlah tersebut belum termasuk kandungan mikronutrien di dalamnya, seperti kalsium, kalium, natrium, zat besi, serta vitamin A, C, dan D.
Kale juga dikenal kaya akan antioksidan seperti beta-karoten dan flavonoid yang membantu melawan peradangan serta melindungi diri dari penyakit kronis.
Ahli Baumann juga menegaskan jika sayuran ini menjadi sumber vitamin K yang fantastis untuk mendukung kesehatan tulang dan pembekuan darah yang tepat. Kandungan vitamin A-nya juga baik untuk mendukung kulit bersih dan mata sehat.
2. Mengenal bayam
Bayam mungkin terdengar lebih familiar dibandingkan kale. Sayuran hijau ini biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya. Daunnya lalu diolah untuk dinikmati, mulai dari direbus, dijadikan sop, maupun ditumis.
Dalam satu cangkir atau 30 gram bayam terkandung sejumlah nutrisi. USDA (United States Department of Agriculture) mengungkap informasi gizi makronya :
Kalori : 7
Lemak Total: 0 g
Lemak Jenuh : 0 g
Kolesterol: 0 mg
Karbohidrat: 1 g
Serat Pangan: 1 g
Gula Total: 0 g
Protein: 1 g
Sedangkan mikronutrien yang terkandung dalam bayam juga sama seperti kale, mencakup kalsium, kalium, natrium, zat besi, serta vitamin A,C,dan D.
Ahli Baumann mengungkap jika bayam kaya akan zat besi yang mendukung produksi energi dan transportasi oksigen dalam tubuh. Kandungan magnesium di dalamnya juga berfungsi untuk otot dan saraf. Sedangkan folat membantu perbaikan dan pertumbuhan sel.
Selain itu, bayam juga menyediakan lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang melindungi mata dari penglihatan terkait usia.
Simak Video "Mengulik Khasiat Alpukat untuk Kesehatan Kulit"
(aqr/adr)