Lagi Hits! Konsumsi Ube Ternyata Punya 5 Manfaat Sehat buat Tubuh

Lagi Hits! Konsumsi Ube Ternyata Punya 5 Manfaat Sehat buat Tubuh

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 30 Jul 2026 05:00 WIB
Ube Filipina Jadi Tren Baru, Geser Popularitas Matcha di Dunia Kuliner
Foto: Site Culinary/Visual
Jakarta -

Ube menarik perhatian tak hanya karena warnanya, tapi juga khasiat sehat yang ditawarkan. Konsumsi ube bagus untuk tubuh, mulai dari kaya antioksidan hingga menyehatkan pencernaan.

Warna ungu pekat membuat ube mudah dikenali dalam berbagai hidangan. Umbi ini juga menarik perhatian karena kandungan nutrisi dan antioksidannya.

Ube kerap hadir dalam makanan manis, mulai dari kue, selai, hingga dessert berwarna ungu. Padahal, umbi ini juga dapat diolah menjadi makanan gurih seperti sup dan tumisan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di balik warna cantik dan popularitasnya, ube menyimpan sejumlah senyawa yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Mulai dari kandungan antioksidan hingga manfaatnya untuk pencernaan.

Baca juga: Viral! Kisah Pemilik Kedai Nasgor Beragama Kristen Urus Sertifikat Halal

ADVERTISEMENT

Berikut ini 5 khasiat ube untuk tubuh dilansir dari Healthline (26/7/2026):

Ragam dessert cantik dari ubeUbe tengah viral menjadi olahan dessert hingga minuman yang enak-enak. Foto: Istimewa

1. Mengandung Antioksidan

Ube dikenal sebagai sumber antioksidan, terutama antosianin dan vitamin C. Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat molekul yang disebut radikal bebas.

Antosianin pada ube termasuk kelompok polifenol yang memberi warna khas pada daging umbinya. Senyawa tersebut juga banyak diteliti karena potensi aktivitas antioksidannya.

Beberapa penelitian menemukan senyawa antosianin tertentu berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dalam kondisi laboratorium. Penelitian yang digunakan untuk melihat efek tersebut juga banyak memakai ekstrak atau senyawa dalam konsentrasi tertentu.

2. Mengendalikan Gula Darah

Ube memiliki kandungan flavonoid yang dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan pengelolaan kadar gula darah. Senyawa tersebut dipelajari karena potensinya dalam melindungi sel penghasil insulin.

Beberapa penelitian awal juga menunjukkan ekstrak ube dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan resistensi insulin. Namun, sebagian besar penelitian tersebut dilakukan pada hewan atau dalam kondisi laboratorium.

Ube juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah. Indeks glikemik menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.

3. Menjaga Tekanan Darah

Kandungan antioksidan dalam ube dikaitkan dengan potensi manfaatnya terhadap tekanan darah. Sejumlah penelitian laboratorium menemukan ekstrak ubi ungu memiliki aktivitas yang menarik untuk diteliti lebih lanjut.

Senyawa dalam ube dapat memengaruhi mekanisme yang berkaitan dengan pengaturan tekanan darah. Mekanisme tersebut disebut memiliki kemiripan dengan cara kerja kelompok obat tertentu untuk tekanan darah.

Namun, hasil penelitian tersebut belum cukup untuk memastikan efek yang sama pada manusia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah konsumsi ube secara rutin benar-benar memberikan manfaat tersebut.

Laris Manis! Donat Flan dan Donat Ube Ini Diantre 10 Ribu OrangTernyata, konsumsi ube juga punya banyak manfaat. Foto: Eater

4. Meminimalisir Gangguan Pernapasan

Ube mengandung vitamin A dan vitamin C yang berperan penting dalam fungsi tubuh. Kedua vitamin tersebut juga memiliki aktivitas antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan.

Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara asupan antioksidan dan risiko asma. Namun, hubungan tersebut tidak berarti ube dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi penyakit pernapasan.

Asupan vitamin A yang rendah pernah dikaitkan dengan risiko asma yang lebih tinggi dalam beberapa penelitian. Begitu pula dengan asupan vitamin C yang rendah yang ditemukan berkaitan dengan peningkatan kejadian asma.

5. Menyehatkan Pencernaan

Ube mengandung karbohidrat kompleks dan pati resisten yang menarik untuk kesehatan pencernaan. Pati resisten merupakan jenis karbohidrat yang tidak sepenuhnya dicerna di dalam sistem pencernaan.

Pati resisten dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik yang hidup di usus. Salah satu kelompok bakteri yang dikaitkan dengan pati resisten dari ubi ungu adalah Bifidobacteria.

Bakteri baik tersebut memiliki peran dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Mereka juga membantu proses pemecahan karbohidrat kompleks dan serat yang masuk ke saluran pencernaan.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads