Sering Emosian? Kurangi Konsumsi 5 Makanan Ini

Sering Emosian? Kurangi Konsumsi 5 Makanan Ini

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 11 Jun 2026 08:00 WIB
Donat meses
Foto: Kobby Mendez/Unsplash
Jakarta -

Tak hanya memengaruhi kesehatan fisik, beberapa makanan juga dapat berdampak pada emosi. Hindari beberapa makanan ini yang bisa menyebabkan mudah marah.

Mudah marah ternyata bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pola makan. Beberapa makanan bahkan dikaitkan dengan perubahan suasana hati yang kurang stabil.

Makanan tertentu dapat memicu lonjakan gula darah, gangguan tidur, hingga ketidaknyamanan tubuh. Efek tersebut berpotensi membuat emosi semakin memuncak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, penting untuk lebih bijak memilih makanan yang dikonsumsi. Dikutip dari Healthshot (14/7/23) berikut beberapa jenis makanan yang disebut dapat memicu atau memperburuk rasa marah:

1. Makanan Tinggi Gula

A beautiful asian woman eating ice cream and a mixed berries pancakes with whipped cream by wooden spoonIlustrasi wanita makan makanan manis. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

Makanan tinggi gula seperti permen, cokelat, minuman manis, dan dessert memang menggoda. Namun, konsumsinya perlu dibatasi agar tidak berdampak buruk bagi tubuh.

ADVERTISEMENT

Asupan gula berlebih dapat memicu lonjakan kadar gula darah dalam waktu singkat. Setelah itu, energi bisa turun drastis sehingga tubuh terasa lemas dan cepat lelah.

Tak hanya itu, perubahan gula darah yang cepat juga dapat memengaruhi suasana hati. Konsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang juga berisiko mengganggu kesehatan secara keseluruhan.

2. Makanan Olahan

Makanan olahan dan fast food praktis dikonsumsi saat sibuk. Namun, jenis makanan ini umumnya mengandung lemak tidak sehat, bahan tambahan, dan pengawet.

Kandungan tersebut dapat memicu peradangan dalam tubuh. Selain itu, keseimbangan neurotransmiter yang berperan mengatur suasana hati juga bisa terganggu.

Jika terlalu sering dikonsumsi, makanan olahan dapat membuat tubuh terasa lesu dan kurang bertenaga. Kondisi ini berpotensi memperburuk emosi dan membuat seseorang lebih mudah marah.

3. Alkohol

Minuman alkoholMinuman alkohol ilustrasi. Foto: iStock

Sebagian orang memilih minuman beralkohol untuk meredakan stres atau emosi. Padahal, kebiasaan ini justru dapat menimbulkan dampak yang kurang baik.

Alkohol bersifat depresan yang dapat memengaruhi fungsi otak. Konsumsinya berisiko mengganggu penilaian, pengambilan keputusan, dan kontrol diri.

Selain itu, alkohol juga dapat menurunkan kualitas tidur. Akibatnya, tubuh lebih mudah lelah, sensitif, dan sulit mengelola emosi dengan baik

4. Makanan Pedas

Makanan pedas banyak digemari karena memberi sensasi panas saat disantap. Namun, bagi sebagian orang, makanan ini bisa memicu respons tertentu pada tubuh.

Kandungan cabai dapat meningkatkan suhu tubuh untuk sementara waktu. Reaksi ini mirip dengan respons 'fight or flight' yang muncul saat seseorang menghadapi tekanan.

Selain itu, makanan pedas juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada pencernaan. Kondisi tersebut berpotensi membuat seseorang merasa lebih mudah kesal atau frustrasi.

5. Kaborhidrat Olahan

Vongole PastaIlustrasi pasta. Foto: Getty Images/AnnaPustynnikova

Karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta, dan aneka pastry banyak dikonsumsi sehari-hari. Namun, asupannya sebaiknya tidak berlebihan.

Jenis karbohidrat ini dapat memicu kenaikan gula darah dengan cepat. Setelahnya, kadar gula darah bisa turun drastis dalam waktu singkat.

Perubahan gula darah yang tajam dapat memengaruhi suasana hati. Akibatnya, seseorang bisa menjadi lebih mudah tersinggung dan sulit menjaga kestabilan emosi.

Halaman 2 dari 3
(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads