Sama-sama Sayuran Hijau, Lebih Sehat Kale atau Bayam?

Sama-sama Sayuran Hijau, Lebih Sehat Kale atau Bayam?

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 12 Jun 2026 05:00 WIB
Fresh Kale Leaf isolated on white (excluding the shadow)
Foto: Getty Images/subjug
Jakarta -

Kale dan bayam memiliki kemiripan soal tampilan dan rasanya. Namun, soal nutrisi, mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi?

Sayuran hijau sangat direkomendasikan untuk rutin dikonsumsi. Pasalnya jenis sayuran ini kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Mengonsumsi sayuran tersebut juga bisa membantu menangkal radikal bebas yang penting menjaga kesehatan jantung hingga melancarkan pencernaan.

Di antara banyaknya jenis sayuran hijau, kale dan bayam mungkin paling sering terdengar dan dianggap mirip dari segi tampilan dan rasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut ahli gizi Kristy Baumann, RDN, LDN, baik kale maupun bayam, merupakan sumber nutrisi luar biasa. Namun, kedua jenis sayuran ini mengandung nutrisi yang memiliki tujuan manfaat berbeda.

ADVERTISEMENT

Lantas, apakah lebih sehat mengonsumsi kale atau bayam? Dilansir dari realsimple.com (13/1/2025), berikut penjelasannya!

1. Mengenal kale

Fresh Kale Leaf isolated on white (excluding the shadow)Kale menjadi salah satu sayuran hijau yang menawarkan manfaat baik. Foto: Getty Images/subjug

Kale merupakan sayuran hijau berbentuk daun keriting dan berwarna pekat. Sayuran ini dianggap superfood karena kandungannutrisi melimpah dan manfaat kesehatan luar biasa.

Menurut USDA (United States Department of Agriculture) , dalam satu cangkir kale atau 20,6 gram kale mentah mengandung:

Kalori: 7 kalori
Lemak Total: 0 g
Lemak Jenuh: 0 g
Kolesterol: 0 mg
Karbohidrat: 1 g
Serat: 1 g
Gula: 0 g
Protein: 1 g

Jumlah tersebut belum termasuk kandungan mikronutrien di dalamnya, seperti kalsium, kalium, natrium, zat besi, serta vitamin A, C, dan D.

Kale juga dikenal kaya akan antioksidan seperti beta-karoten dan flavonoid yang membantu melawan peradangan serta melindungi diri dari penyakit kronis.

Ahli Baumann juga menegaskan jika sayuran ini menjadi sumber vitamin K yang fantastis untuk mendukung kesehatan tulang dan pembekuan darah yang tepat. Kandungan vitamin A-nya juga baik untuk mendukung kulit bersih dan mata sehat.

2. Mengenal bayam

Ilustrasi bayamManfaat dan kandungan nutrisi bayam juga tidak perlu diragukan. Foto: Getty Images/solidcolours

Bayam mungkin terdengar lebih familiar dibandingkan kale. Sayuran hijau ini biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya. Daunnya lalu diolah untuk dinikmati, mulai dari direbus, dijadikan sop, maupun ditumis.

Dalam satu cangkir atau 30 gram bayam terkandung sejumlah nutrisi. USDA (United States Department of Agriculture) mengungkap informasi gizi makronya :

Kalori : 7
Lemak Total: 0 g
Lemak Jenuh : 0 g
Kolesterol: 0 mg
Karbohidrat: 1 g
Serat Pangan: 1 g
Gula Total: 0 g
Protein: 1 g

Sedangkan mikronutrien yang terkandung dalam bayam juga sama seperti kale, mencakup kalsium, kalium, natrium, zat besi, serta vitamin A,C,dan D.

Ahli Baumann mengungkap jika bayam kaya akan zat besi yang mendukung produksi energi dan transportasi oksigen dalam tubuh. Kandungan magnesium di dalamnya juga berfungsi untuk otot dan saraf. Sedangkan folat membantu perbaikan dan pertumbuhan sel.

Selain itu, bayam juga menyediakan lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang melindungi mata dari penglihatan terkait usia.

3. Kale vs Bayam mana yang lebih sehat?

Kedua sayuran hijau ini sama-sama mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Menurut Baumann, pilihan sehat bergantung pada kebutuhan nutrisi spesifik masing-masing orang.

Kalau mencari vitamin C yang lebih tinggi, bisa ditemukan dalam kale. Sedangkan bayam lebih banyak mengandung zat besi dan magnesium.

Kale juga menjadi pilihan bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh karena kandungan vitamin C-nya. Sedangkan bayam idealnya untuk mendukung fungsi otot atau tingkat energi karena kandungan zat besi di dalamnya.

4. Cara mengonsumsi kale dan bayam dengan benar

Asupan kale dan bayam bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Untuk menikmatinya, kedua sayuran ini bisa dijadikan tumisan, dimasukkan ke dalam sup, diolah menjadi hidangan pasta, atau dicampur dalam adonan telur.

Ahli Baumann juga memberi rekomendasi agar kale dan bayam dijadikan camilan renyah, seperti keripik yang dipanggang lalu diberi sedikit bumbu.

Tak hanya itu, baik kale atau bayam juga bisa dijadikan smoothies atau jus hijau untuk meningkatkan nutrisinya.

Kalau ingin membeli kale atau bayam, sebaiknya beli yang sudah dicuci atau dikemas, sehingga lebih mudah digunakan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Mengulik Khasiat Alpukat untuk Kesehatan Kulit"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads