Konsumsi produk olahan susu alias dairy bisa bermanfaat untuk kesehatan. Berikut 4 produk olahan susu yang disarankan ahli untuk dikonsumsi setiap minggu.
Istilah dairy mencakup susu segar yang diminum langsung maupun berbagai produk olahannya. Produk ini disukai karena lezat dan merupakan sumber protein yang baik untuk menunjang kesehatan.
Produk olahan susu seperti ini tak hanya mengandung protein, tetapi juga kombinasi karbohidrat, protein, lemak, serta mikronutrien yang penting. Hal penting lainnya, produk susu merupakan sumber kalsium dan fosfor yang bagus untuk kesehatan tulang. Kandungan kalium di dalamnya juga menjadi mineral penting untuk pengaturan tekanan darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi produk olahan susu setiap minggu. Dilansir dari eatingwell.com (9/2), berikut produk olahan susu yang direkomendasikan!
1. Keju
Keju termasuk yang direkomendasikan karena kaya akan nutrisi, seperti protein dan kalsium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Vladimir Mironov |
Keju dihasilkan melalui proses fermentasi dan penggumpalan protein susu (kasein), sehingga membentuk padatan, lalu dipisahkan dari cairannya (whey). Tak sekadar menawarkan cita rasa gurih yang unik, keju juga mengandung sejumlah nutrisi.
Di dalam keju terdapat kalsium dan protein, yang memiliki biovailabilitas tinggi. Artinya tubuh dapat menyerapnya lebih efisien dibandingkan kebanyakan alternatif protein nabati.
Salah satu jenis keju yang direkomendasikan adalah keju cheddar karena rendah karbohidrat dan kaya lemak. Satu potong keju cheddar mengandung sekitar 10% dari nilai harian kalsium, 4 gram protein, dan 5 gram lemak.
Tetapi perlu diperhatikan jika lemak dalam keju sebagian besar adalah lemak jenuh. Jadi pastikan kamu mengimbanginya dengan sumber lemak tak jenuh untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
2. Susu
Susu hewani juga disarankan karena menawarkan banyak manfaat kesehatan. Foto: Getty Images/alvarez |
Susu sapi tersedia dalam berbagai varian, ada yang tanpa lemak, rendah lemak, sedikit lemak, atau penuh dengan lemak. Susu tanpa lemak atau susu skim diketahui tidak mengandung lemak sama sekali. Sedangkan susu murni masih mengandung sekitar 4,6 gram lemak per cangkir.
Meskipun jumlah kandungannya berbeda-beda, semua jenis susu memiliki nutrisi lengkap, seperti karbohidrat dan protein. Hal ini menjadikannya sebagai asupan yang baik setelah berolahraga.
Susu juga kaya akan kalsium dan biasanya diperkaya dengan vitamin A dan D. Kebiasaan minum susu setiap minggu dapat membantu memelihara kesehatan tulang, mendukung pemulihan otot, serta menjaga daya tahan tubuh.
3. Plain Yogurt
Plain yogurt juga direkomendasikan karena kandungan pribiotiknya. Foto: Getty Images/nensuria |
Plain yogurt atau yogurt tawar juga menjadi sumber protein yang baik dan mengandung probiotik bermanfaat. Probiotik merupakan mikroorganisme yang ditemukan dalam makanan fermentasi dan sangat penting untuk menjaga kesehatan usus.
Probiotik mendukung bakteri baik di usus dan mendorong pencernaan sehat. Ada banyak pilihan yogurt di pasaran dengan profil makronutrien bervariasi. Yogurt-yogurt ini bisa dipilih sesuai dengan preferensi dan kebutuhan nutrisi masing-masing.
Namun, greek yogurt atau yogurt Yunani paling disarankan karena melalui proses penyaringan yang membuang kandungan whey cair, sehingga nutrisinya lebih padat. Selain itu, yogurt ini juga memiliki kandungan protein hampir dua kali lipat yang baik untuk membangun massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Namun, sebelum mengonsumsi yogurt, pastikan untuk membaca label nutrisinya terlebih dahulu. Pilih juga produk yang tidak mengandung tambahan gula. Kamu juga bisa mempertimbangkan mengonsumsi yogurt dengan tambahan buah, kacang-kacangan, atau granola yang kaya serat dan karbohdirat.
4. Kefir
Kefir merupakan minuman susu yang difermentasi. Sebenarnya mirip yogurt, tetapi memiliki tekstur lebih encer dan rasa lebih asam. Selain itu, kefir juga sedikit lebih bersoda.
Kefir merupakan sumber probiotik yang baik dan ramah laktosa. Selain itu, kefir juga kaya akan protein dan kalsium serta diperkaya dengan vitamin D.
Rutin mengonsumsi kefir setiap minggu dapat meningkatkan kesehatan pencernaan berkat kandungan probotik alaminya. Kebiasaan ini juga bisa membantu menyeimbangkan mikrobiota usus, memperkuat sistem kekebalan tubuh, hingga mencegah sembelit.
Kefir yang dicampur buah-buahan, seperti beri, juga menjadi camilan bagus untuk dikonsumsi setelah berolahraga karena mengandung protein dan karbohdirat lengkap.
Simak Video "Video: Kepala BGN Sebut Tinggi Anaknya 180 Cm karena Minum Susu dari Kecil"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN