Begini 3 Efek Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Hati

Ngopi Yuk!

Begini 3 Efek Minum Kopi Setiap Hari untuk Kesehatan Hati

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 10 Jun 2026 07:00 WIB
Dari Milan hingga Vietnam, Ini 8 Menu Kopi Paling Populer di Dunia!
Foto: Food and Wine
Jakarta -

Asupan kopi yang diminum sehari-hari bisa memengaruhi sejumlah organ tubuh. Salah satunya liver atau organ hati yang akan mengalami 3 efek ini jika kamu rutin minum kopi.

Kopi telah menjadi minuman sehari-hari banyak orang karena efeknya yang mampu mendorong energi hingga meningkatkan fokus. Namun, efek kopi tidak sebatas itu. Ada lebih besar efeknya, terutama jika rutin dikonsumsi setiap hari. Secangkir kopi bisa memberikan manfaat pelindung bagi organ vital, seperti liver atau hati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, bagaimana bisa kopi memengaruhi kesehatan hati? Dilansir dari eatingwell.com (16/5), berikut penjelasan selengkapnya!

1. Mengurangi risiko fibrosis dan sirosis

kopi monyet, jenis kopi hasil fermentasi hewanKopi bisa kurangi risiko fibrosis dan sirosis dalam tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto

Fibrosis merupakan tekanan atau kerusakan berulang yang menyebabkan hati menumpuk jaringan berlebih. Seiring waktu, hal ini dapat berkembang menjadi sirosis atau tahapan kerusakan hati lebih lanjut dan tidak dapat dipulihkan.

ADVERTISEMENT

Jika fibrosis atau sirosis berkembang, hal ini dapat memengaruhi kemampuan hati untuk menjalani fungsinya. Akhirnya menyebabkan komplikasi, seperti kelelahan, penumpukan cairan, dan gagal hati.

Ahli Johannah Katz, MA, RD, mengungkap jika kopi dapat mengurangi risiko fibrosis dan sirosis hati tersebut. Efek perlindungannya berkolerasi dengan jumlah kopi yang dikonsumsi.

Menurutnya, beberapa meta-analisis menunjukkan bahwa peminum kopi reguler memiliki peluang sekitar 25% hingga 40% lebih rendah untuk mengembangkan fibrosis lanjut dan sirosis dengan efek lebih kuat terlihat pada asupan sekitar 2-3 cangkir per hari atau lebih.

Kandungan senyawa aktif dalam kopi, seperti kafein, asam klorogenat, dan antioksidan, juga bekerja dalam hal meredakan peradangan, menghalangi pembentukan jaringan parut, serta melindungi sel hati dari kerusakan oksidatif.

2. Menurunkan peradangan dan enzim hati

minum kopiminum kopi juga bisa menurunkan peradangan dan enzim hati .Foto: Getty Images/iStockphoto/stock_colors

Hati memproduksi enzim-enzim tertentu untuk membantu memecah protein dan melakukan fungsi vital lainnya. Ketika hati mengalami stress atau kerusakan, hati akan melepaskan enzim-enzim ini dalam jumlah lebih tinggi ke aliran darah.

Di dalam kopi terkandung senyawa alami yang dapat membantu menjaga agar enzim-enzim ini tetap terkendali.

Ahli Whitney Stuart, MS, RD mengungkap jika kopi dapat membantu melindungi hati dengan mengurangi peradangan dan menurunkan kadar enzim hati berkat kandungan polifenol dan diterpen yang mendukung detoksifikasi alami hari.

Namun, cara menyiapkan kopi penting diperhatikan. Jika ingin mendapatkan manfaatnya, kopi jangan ditambah dengan gula, sirup, atau pemanis lain yang justru membahayakan. Lebih baik kopi disiapkan begitu saja tanpa campuran pemanis. Sebab, pemanis seperti ini dapat menyebakan perlemakan hati.



3. Memberikan perlindungan antioksidan

Kopi mengandung antioksidan besar, termasuk asam klorogenik dan melanoidin. Antioksidan tersebut dapat melawan stress oksidatif, yaitu proses di mana molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas bisa merusak sel, termasuk sel hati.

Antioksidan dalam kopi bisa menetralkan radikal bebas ini dengan mencegah kerusakan sel di hati, sehingga mengurangi risiko jangka panjang terhadap penyakit hari kronis.

4. Tips mendukung kesehatan hati

Meskipun minum kopi hitam atau kopi yang diseduh ringan dapat memberikan manfaat perlindungan, beberapa kebiasaan baik tetap harus diterapkan untuk mendukung fungsi hati dan menjaganya bekerja efisien.

Sejumlah tips yang perlu dilakukan yaitu :

- Mempertahankan berat badan sehat: Kelebihan berat badan dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati dan meningkatkan risiko penyakit hati berkepanjangan. Penurunan berat badan sedikit bisa secara signifikan mengurangi lemak hati dan meningkatkan fungsi hati secara keseluruhan.

- Konsumsi makanan kaya nutrisi seimbang: Penting juga untuk selalu fokus pada makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Hindari makanan tinggi kalori hingga karbohidrat olahan yang bisa menyebabkan penumpukan lemak dan peradangan di hati.

- Olahraga teratur: Selain memerhatikan asupan makanan, kebiasaan gaya hidup juga bisa memengaruhi. Bisa rutin melakukan aktivitas fisik yang membantu membakar trigliserida dan mengruangi penumpukan lemak di hati.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Anjuran Kopi dan Teh Tak Dikonsumsi saat Sahur"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads