×
Ad

Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Dokter

Riska Fitria - detikFood
Selasa, 03 Mar 2026 05:00 WIB
Foto: Freepik
Jakarta -

Bukan hanya ibadah wajib bagi muslim, puasa juga dapat memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental. Begini penjelasan dokter.

Bulan Ramadan menjadi momen jutaan Muslim di dunia berpuasa dari fajar hingga magrib. Selain ibadah, puasa juga memicu berbagai perubahan menarik di dalam tubuh.

Lantas, adakah manfaat medis dari puasa Ramadan? Bagaimana dampaknya dibandingkan intermittent fasting dan apa yang terjadi setelah 12-16 jam tanpa asupan?

Profesor penyakit dalam di University of Carolina Riverside School of Medicine, AS, Dr. Sherif Hassan menjelaskan manfaat puasa dalam dunia medis baik untuk fisik maupun mental.

Dikutip dari Studi University of California (26/2) berikut penjelasan manfaat puasa secara medis:

1. Apa bedanya puasa dengan diet intermittent fasting?

Puasa berbeda dengan interminttent fasting. Foto: Getty Images/iStockphoto/clubfoto

Puasa Ramadan secara medis mirip dengan 'time-restricted eating' karena tubuh beralih dari glukosa ke lemak setelah 12-16 jam. Proses ini membantu mengatur metabolisme dan penggunaan energi.

Perbedaan utama, puasa Ramadan melarang asupan cairan di siang hari. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi jika kebutuhan cairan tidak tercukupi saat sahur dan berbuka.

Selain itu, perubahan pola tidur selama Ramadan juga memengaruhi metabolisme tubuh. Waktu istirahat yang kurang optimal bisa berdampak pada keseimbangan energi dan hormon.

2. Apa yang terjadi pada tubuh saat puasa 12-16 jam sehari?

Saat berpuasa 12-16 jam, cadangan glikogen di tubuh mulai menurun. Kadar insulin ikut turun, sehingga tubuh beralih memecah lemak sebagai sumber energi utama.

Proses ini memicu produksi keton dalam jumlah ringan sebagai bahan bakar alternatif. Hormon pertumbuhan juga meningkat, membantu menjaga massa otot dan fungsi metabolisme.

Seiring waktu, sensitivitas insulin dapat membaik sementara, membuat tubuh lebih efisien mengatur gula darah. Energi pun bergeser dari ketergantungan glukosa menuju pemanfaatan lemak.



Simak Video "Video: Jangan Lupa Makan Sayur Buah Saat Sahur untuk Tahan Lapar!"


(raf/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB