Istilah di dapur restoran memang terdengar asing bagi orang awam. Padahal, kata-kata tersebut punya makna khusus untuk kelancaran aktivitas di dapur. Berikut daftarnya.
Belakangan, istilah '86' kembali jadi sorotan usai muncul dalam kasus unggahan mantan Direktur FBI, James Comey. Dalam dunia restoran, istilah ini sebenarnya tidak berkaitan dengan ancaman, melainkan bagian dari bahasa kerja sehari-hari di dapur dan area layanan. Secara umum, 86 berarti suatu menu sudah tidak tersedia atau tidak lagi dijual.
Misalnya, jika stok steak habis, maka staf restoran akan menyebut menu tersebut sudah 86. Istilah ini juga bisa digunakan untuk menyatakan sesuatu harus disingkirkan, misalnya makanan yang sudah tidak layak pakai.
Selain itu, dalam konteks bar atau restoran, istilah ini dapat digunakan untuk menyebut pelanggan yang harus diminta keluar karena perilaku tidak kondusif. Selain istilah '86' ada banyak istilah singkat lainnya yang kerap digunakan chef hingga staf di dapur restoran, semuanya digunakan untuk kelancaran aktivitas di dapur hingga tanda untuk meminta bantuan.
Dilansir dari Food & Wine (12/05/2025), berikut beberapa istilah lain yang umum digunakan di restoran.
1. Hands
Kalau sedang makan di restoran terbuka dan mendengar pegawai di sana berteriak "hands!", jangan bingung dulu. Istilah ini umum dipakai saat restoran sedang sibuk dan membutuhkan bantuan cepat.
Biasanya ada makanan yang harus segera diantar ke meja pelanggan. Jadi kata "hands" bukan berarti tangan secara harfiah, melainkan kode meminta bantuan kepada staf lain agar pelayanan tetap berjalan lancar.
2. Heard
Istilah 'heard' digunakan di dapur profesional untuk menandakan bahwa pesan sudah diterima dan dipahami. Biasanya staf atau chef yang bertugas di dapur mengucapkannya untuk memastikan komunikasi tidak salah saat kondisi restoran ramai. Istilah ini juga menjadi bentuk profesionalisme dan kerja sama antar staf di dapur restoran.
3. On the Fly
Istilah 'on the fly' biasa muncul saat restoran sedang ramai dan sibuk. Artinya ada pesanan yang harus diprioritaskan dan dibuat secepat mungkin. Misalnya karena makanan salah kirim atau ada pelanggan yang menunggu terlalu lama.
Dalam industri kuliner, istilah ini identik dengan kondisi serba buru-buru dan penuh tekanan. Jadi maknanya sama sekali tidak berhubungan dengan sesuatu yang terbang.
Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
(sob/sob)