Catat! 5 Istilah yang Perlu Diketahui Saat Makan di Restoran Thailand

Catat! 5 Istilah yang Perlu Diketahui Saat Makan di Restoran Thailand

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 24 Jun 2026 18:30 WIB
Tom Yum Kung and condiments (Thai cuisine).
Foto: Instagram
Jakarta -

Makanan Thailand punya banyak penggemar. Bahkan restorannya tersebar di berbagai negara. Namun, sebelum makan di resto Thailand, pahami dulu 5 istilah ini supaya tak salah pesan!

Sejak dulu, makanan Thailand sudah memiliki banyak penggemar. Makanan ini disukai karena punya cita rasa kompleks, memadukan antara rasa gurih, asin, asam, pedas, dan manis.

Rasa makanan Thailand yang digemari membuat banyak restoran Thailand bermunculan di berbagai negara. Bahkan, tidak sedikit restoran menawarkan cita rasa autentik dan dimiliki oleh orang Thailand asli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ketika mampir ke restoran Thailand, mungkin kamu kurang familiar dengan beberapa penamaan menu atau sistem pemesanannya. Supaya tidak salah pesan atau menilai, sebaiknya pahami dulu sejumlah istilah di restoran Thailand.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari tastingtable.com (20/6), berikut istilah-istilah yang bisa diperhatikan!

1. Samrub: menu set

makanan thailandSamrub merujuk pada menu set komplet hidangan Thailand. Foto: Getty Images

Menurut chef Ian Kittichai, 'samrub' bisa diterjemahkan sebagai 'satu set'. Di restoran Thailand menu ini juga sering disebut sebagai menu komunal di mana berbagai hidangan disajikan secara bersamaan di tengah meja untuk dinikmati bersama nasi.

Makanan yang disajikan termasuk camilan kecil, saus celup, kudapan, sup, salad, kari, daging, makanan laut, serta ikan. Hidangan ini diikuti juga dengan hidangan penutup yang menjadi bagian penting dari budaya kuliner di Thailand.

Samrub tidak sekadar menjadi menu set yang komplet dan enak tetapi juga menekankan pada keseimbangan rasa, seperti asam, manis, asin, pedas, dan gurih. Tujuan utamanya yaitu menciptakan kebersamaan dan harmoni cita rasa, di mana lauk pauk saling melengkapi dan menjadi pilihan yang pas disantap bersama nasi.

2. Pad: tumisan

Pad Thai with seafood and peanutsPad Thai merupakan salah satu bentuk olahan tumisan khas Thailand. Foto: Thinkstock

Banyak makanan Thailand yang disebut dengan istilah 'pad', seperti pad thai. Pad thai sendiri merupakan hidangan mi beras yang ditumis bersama telur, tahu, tauge, dan pilihan protein seperti udang atau ayam. Biasanya cita rasanya disempurnakan dengan taburan kacang tanah cincang dan perasan jeruk nipis.

Pad sendiri memiliki arti menumis, yang merujuk pada cara atau proses memasak suatu hidangan. Dalam hal ini, semua bahan yang diperlukan dimasak bersama dalam satu wajan.

Menurut chef Aditya Kangutkar, 'pad' juga bisa menggambarkan hidangan lain, seperti pad kra pow yang berarti tumis daging cincang dengan kemangi.

3. Yum: campuran

tom yumYum merujuk pada istilah mencampur. Salah satu bentuknya adalah tom yum ini. Foto: Getty Images/simon2579

Kata 'Yum' pada bahasa Thailand memiliki artian mancampur atau dicampur. Hidangan ini sebagian besar terdiri dari daging, ikan, atau makanan laut yang dicampur bersama dengan banyak bahan khas Thailand lainnya, termasuk kacang, buah-buahan, seperti mangga, dan rempah-rempahan.

Salah satu contohnya adalah salad Thailand yang secara tradisional dibuat dengan jeruk nipis, saus ikan, cabai, rempah, dan protein yang diinginkan.

Hidangan yum lainnya adalah tom yum yang artinya merebus. Contohnya adalah tom yum yang terdiri dari merebus segala isian sampai mendidih lalu diberi bumbu dengan sentuhan rasa manis, asam, pedas.

4. Larb: salad daging

Istilah dalam menu Thailand lainnya adalah 'larb.' Hidangan ini merujuk pada olahan daging cincang khas Thailand. Daging cincangnya bisa berupa ayam, babi, atau sapi yang bisa diolah dengan cara ditumis, direbus, atau dipanggang.

Namun, larb Thailand cenderung merujuk pada salad daging yang mudah dikenal aromanya dan rasanya segar, gurih, wangi, perpaduan rasa asam, manis, dan pedas.

5. Gaeng: hidangan kari

Menurut Rocky Romruen, 'gaeng' artinya hidangan yang terbuat dari kari atau menggunakan pasta kari. Namun jenis gaeng menurutnya berbeda-beda tergantung wilayah tempat restoran Thailand itu mengambil inspirasi kulinernya.

Salah satu hidangan gaeng yang paling umum adalah gaeng kiew wan atau kari hijau. 'Kiew wan' mengacu pada warna hijau yang lembut dan terang dihasilkan dari tambahan santan yang dipadukan bersama cabai hijau. Biasanya hidangan ini dimasak bersama ayam, sapi, seafood, dan sayuran.

Ada juga hidangan gaeng jued yang kaya rasa, tetapi memang minim bumbu. Biasanya hidangan ini menggunakan kaldu babi atau ayam dan dibumbui dengan tambahan kecap ikan dan kecap asin.

Gaeng som juga cukup populer, berupa kari asam encer yang biasa disajikan dengan ikan dan sayuran, tetapi tidak menggunakan santan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads