Microwave dan air fryer merupakan dua alat masak yang sering diandalkan karena kepraktisannya. Namun, di antara dua alat masak ini, mana yang paling bisa menjaga nutrisi makanan?
Belakangan ini semakin banyak alat dapur yang menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam memasak. Bahkan alat dapur tersebut bisa menciptakan tekstur makanan yang nikmat.
Contohnya microwave dan air fryer yang populer. Keduanya dapat memanaskan makanan dengan cepat, tetapi dengan cara kerja yang berbeda. Perbedaan ini tidak hanya memengaruhi rasa dan tekstur, tapi juga kandungan nutrisi dalam makanan tersebut.
Dari segi mempertahankan nutrisi, di antara microwave dan air fryer mana yang lebih baik? Dilansir dari Food NDTV (22/3), berikut penjelasannya.
1. Cara kerja microwave
Microwave merupakan alat elektronik yang memanfaatkan gelombang mikro elektromagnetik untuk memanaskan atau memasak makanan dengan cepat. Alat ini akan menghasilkan radiasi mikro melalui magnetron diserap oleh air hingga lemak dan gula dalam makanan.
Banyak orang menyukai microwave karena alat ini menawarkan kecepatan, efisiensi waktu, dan kepraktisan. Paling disukai oleh mereka yang hanya punya waktu sedikit di dapur rumah.
2. Nutrisi makanan yang terjaga saat pakai microwave
Gelombang mikro dalam microwave dapat memanaskan makanan dengan menggetarkan molekul air di dalam bahan makanan. Memungkinkan makanan dimasak lebih cepat.
Waktu memasak lebih cepat ini merupakan kunci. Studi yang disebut situs food.ndtv.com, mengungkap kalau microwave cenderung mempertahankan vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan vitamin B lebih baik daripada banyak metode masak tradisional. Penggunaan air yang sedikit juga mencegah nutrisi larut dan terbuang.
3. Cara kerja air fryer
Berbeda dengan microwave, air fryer bekerja dengan teknologi rapid air atau sirkulasi udara berkecepatan tinggi. Panas ini berfungsi untuk mematangkan makanan tanpa minyak sekalipun.
Air fryer seringkali dipilih karena bisa menghasilkan tekstur makanan yang renyah seperti digoreng dengan minyak. Padahal memasak pakai air fryer sangat minim minyak, sehingga mengurangi risiko kesehatan secara keseluruhan.
(aqr/adr)