Harus Sabar! 4 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dimasak dalam Keadaan Beku

Harus Sabar! 4 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dimasak dalam Keadaan Beku

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 01 Apr 2026 05:00 WIB
Fresh Ribeye Steaks at the Butcher Shop
Foto: iStock
Jakarta -

Beberapa makanan beku atau frozen food sebaiknya tidak dimasak langsung dalam keadaan dingin, tetapi dicairkan terlebih dahulu. Contohnya 4 makanan beku ini.

Makanan beku atau frozen food sering kali menjadi penyelamat ketika kamu ingin menikmati makanan enak, cepat, dan praktis.

Sebenarnya makanan beku yang dimaksud tidak melulu frozen food kemasan yang dijual di pasaran. Beberapa masakan rumahan atau bahan juga bisa dibekukan untuk menjaga ketahanannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laura M, Ali, MS, RDN,seorang ahli gizi mengungkap, "Membekukan makanan membantu menjaga nutrisi dan kualitasnya lebih lama, sehingga ketersediaan dan variasinya meningkat."

Menurutnya makanan beku juga menjadi pilihan ekonomis serta mengurangi pemborosan makanan dan meminimalisasikan waktu di dapur.

ADVERTISEMENT

Meskipun banyak makanan beku yang bisa dimasak langsung usai keluar dari freezer, tapi tidak semuanya seperti itu.

Ada beberapa yang sebaiknya dicairkan atau didiamkan terlebih dahulu sebelum dimasak. Proses ini penting dilakukan terutama untuk memastikan bagian dalam merata serta mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya akibat masakan mentah di dalam.

Dilansir dari eatingwell.com (22/3), berikut daftarnya!

1. Daging ayam dan babi

Daging babiDaging babi juga tidak boleh dimasak dalam keadaan omzetz Foto: Getty Images/iStockphoto/Paul_Brighton


Daging ayam dan babi yang beku harus dicairkan terlebih dahulu sebelum dimasak. Memasak keduanya dalam keadaan beku dapat menghasilkan kematangan yang tidak merata. Bagian luarnya mungkin matang lebih cepat tetapi dalamnya tidak matang. Tingkat kematangan yang tidak merata bisa memengaruhi tekstur, sekaligus menghasilkan daging lebih keras.

Selain itu jika daging ayam dan babi tidak dimasak mencapai suhu internal yang tepat, memungkinkan peningkatan risiko terkena penyakit bawaan makanan akibat bakteri, seperti salmonella.

Para ahli yang disebut situs eatingwell.com merekomendasikan untuk mencairkan daging di kulkas sebelum dimasak. Lalu periksa kematangannya dengan termometer makanan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika merekomendasikan ayam untuk dimasak hingga suhu intenral minimal 79 derajat celcius. Sedangkan potongan babi utuh setidaknya mencapai suhu 62 derajat celcius dan didiamkan selama 3 menit sebelum dipotong atau dimaskan.

2. Potongan daging tebal

Daging-daging yang ukurannya tebal juga tidak bisa langsung dimasak dalam keadaan beku.

Menurut ahli White, memasak potongan dahing tebal dalam keadaan beku dapat menghasilkan bagian luar matang sempurna tetapi bagian dalamnya masih mentah atau beku.

Hal ini juga mencegah keracunan makanan akibat bakteri yang tubuh di bagian luar saat bagian dalam masih beku.

Sebaiknya cairkan potongan daging tebal di kukas sebelum dimasak. Hindari mencairkannya di atas meja karena memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat ketika makanan mencapai suhu ruang.



3. Makanan sisa

menyimpan makanan sisamakanan sisa seringkali dimasukkan ke freezer tetapi jangan langsung diolah begitu saja. Foto: iStock

Mungkin sebagian dari kamu suka memasukkan makanan sisa ke dalam freezer supaya lebih tahan lama dan bisa dimakan kembali.

Jika ingin dimakan kembali, sebaiknya jangan langsung memasukkan makanan ini ke dalam freezer atau oven karena dapat memengaruhi kualitasnya.

Ahli White mengungkap, sup yang terlalu padat isinya atau yang dibekukan dalam wadah dapat menghasilkan kematangan tidak merata.

Untuk hasil masakan lebih merata, serta tekstur lebih baik, ahli White menyarankan untuk mencairkan makanan sisa terlebih dahulu baru dipanaskan kembali.

4. Sayuran bertekstur lunak

Tender vegetables atau sayuran lunak merupakan jenis sayuran bertekstur lembut, dapat dimasak dengan cepat, dan tidak memerlukan waktu masak lama agar empuk.

Bukan pilihan tepat memasak langsung sayuran bertekstur lunak yang baru keluar dari freezer. Pasalnya, beberapa sayuran lunak mungkin akan menjadi lembek atau mengeluarkan cairan berlebih jika dimasak dalam keadaan beku.

Ahli Ali mengungkap, jika sayuran seperti tomat yang sudah dipotong dadu dan sayuran berdaun hijau dimasak langsung dari freezer, panas yang tiba-tiba akan merusak dinding selnya. Hal ini akan memberikan struktur dan tekstur pada sayuran, seperti lembek dan melepaskan terlalu banyak cairan.

Oleh karena itu, disarankan untuk membiarkan sayuran beku mencari sepenuhnya. Kemudian tiriskan atau peras cairan berlebih sebelum dimasak.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads