Oatmeal sering dianggap seagai alternatif makanan sehat. Ternyata cara mengolahnya tak bisa sembarangan, jika ingin mendapatkan manfaat maksimal.
Oatmeal dikenal sebagai salah satu makanan sehat yang praktis dan bergizi. Terbuat dari biji gandum utuh, oat kaya akan serat, vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh.
Salah satu kandungan paling penting dalam oat adalah beta-glukan. Kandungan tersebut merupakan serat larut yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol, menjaga kesehatan jantung, dan membantu mengontrol gula darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, tidak semua cara mengonsumsi oatmeal memberikan manfaat yang sama. Jika salah memilih, misalnya menggunakan oat instan dengan gula tambahan, manfaat sehatnya justru bisa berkurang.
Dilansir dari Verywell Health, ini 5 tips mengonsumsi oat yang lebih sehat:
Oatmeal yang sehat adalah oatmeal yang minim proses. Foto: Thinkstock |
1. Pilih Oat Minim Proses
Langkah pertama untuk mendapatkan manfaat maksimal dari oatmeal adalah memilih jenis oat yang minim proses. Oat utuh seperti oat groat, steel-cut oat, atau rolled oat lebih sehat dibandingkan oat instan.
Hal ini karena proses pengolahan yang lebih sedikit membuat kandungan serat dan nutrisinya tetap terjaga. Sebaliknya, oat instan biasanya telah mengalami pemrosesan lebih lanjut dan sering kali mengandung tambahan gula, garam, atau perisa buatan.
Selain itu, teksturnya yang lebih halus membuatnya lebih cepat dicerna tubuh, yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat dibandingkan oat yang lebih utuh. Oat alami lebih sehat untuk tubuh, terutama kandungan beta-glukan yang penting untuk kesehatan jantung dan pencernaan.
2. Kombinasi dengan Protein dan Lemak Sehat
Mengonsumsi oatmeal saja sebenarnya belum cukup untuk membuat tubuh kenyang lebih lama. Untuk meningkatkan nilai gizinya, disarankan menambahkan sumber protein dan lemak sehat.
Misalnya yogurt, susu, kacang-kacangan, atau biji-bijian. Kombinasi ini membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dan kadar gula darah tetap stabil.
Hal ini sangat penting terutama bagi orang yang ingin mengontrol berat badan atau menjaga kadar gula darah. Selain itu, penambahan protein juga membantu memperbaiki jaringan tubuh dan meningkatkan metabolisme.
3. Lengkapi dengan Buah dan Serat
Agar oatmeal semakin sehat, coba tambahkan buah-buahan segar seperti pisang, beri, atau apel. Buah tidak hanya memberikan rasa manis alami, tetapi juga menambah asupan serat, vitamin, dan antioksidan.
Selain buah, kamu juga bisa menambahkan chia seed, flaxseed, atau kacang-kacangan untuk meningkatkan kandungan serat dan lemak sehat. Kombinasi ini sangat baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Serat tambahan juga berperan dalam memperlambat penyerapan gula dalam darah. Alhasil energi yang dihasilkan lebih stabil dan tidak menyebabkan rasa lapar cepat.
Hindari penambahan banyak pemanis ke dalam semangkuk oat. Foto: iStock |
4. Hindari Gula Tambahan
Salah satu kesalahan paling umum dalam mengonsumsi oatmeal adalah menambahkan terlalu banyak gula. Padahal, gula tambahan justru bisa mengurangi manfaat kesehatan dari oat itu sendiri.
Sebagai alternatif, gunakan pemanis alami seperti buah segar, madu dalam jumlah kecil, atau rempah-rempah. Selain memberikan rasa, bahan-bahan ini juga memiliki manfaat tambahan bagi kesehatan.
Menghindari gula berlebih sangat penting untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes dan obesitas.
5. Metode Overnight Oat
Salah satu cara populer dan sehat untuk mengonsumsi oat adalah dengan metode overnight oat. Caranya, oat direndam semalaman dalam susu atau air sehingga teksturnya menjadi lebih lembut tanpa perlu dimasak.
Metode ini memiliki beberapa keunggulan, seperti meningkatkan penyerapan nutrisi dan membuat oat lebih mudah dicerna. Proses perendaman juga membantu mengurangi zat antinutrisi sehingga tubuh dapat menyerap mineral dengan lebih baik.
Overnight oat juga praktis karena bisa disiapkan sejak malam dan langsung dikonsumsi di pagi hari. Cara ini cocok untuk konsumen yang sibuk dan tak punya waktu untuk menyiapkan sarapan.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN