Yuk! Contek Menu Favorit Rasulullah SAW saat Sahur dan Berbuka
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Ramadan menjadi momen bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu teladan terbaik dalam menjalani bulan suci ini tentu datang dari Nabi Muhammad SAW.
Rutinitas ibadahnya penting untuk diteladani dan ditiru selama bulan ramadan. Selain itu, terungkap juga ada beberapa menu makanan, mulai dari sahur hingga berbuka, yang menjadi favorit Rasulullah SAW.
Dilansir dari Islamonweb.net, (13/03/2024), Rasulullah SAW punya beberapa kebiasaan saat ramadan. Salah satunya melalui asupan menu makanannya yang sederhana.
Rasulullah SAW ternyata lebih suka menu sahur sederhana, seperti kurma dan air. Foto: iStock |
Pola makan Rasululllah SAW selama bulan ramadan jauh dari kemewahan atau sajian yang berlebihan. Nabi Muhammad SAW di bulan Ramadan dimulai dengan makan sahur.
Beliau biasanya makan sahur menjelang waktu subuh, sering kali hanya dengan makanan sederhana seperti kurma dan air. Bahkan dalam sebuah hadis beliau menyatakan, "Makanlah sahur, karena di dalam sahur terdapat keberkahan." (HR Bukhari, Muslim).
Anjuran tersebut yang seharusnya juga dilakukan oleh umat Muslim di era modern. Tidak melewati waktu sahur serta mengakhirkan makan sahur mendekati waktu subuh disarankan untuk dilakukan selama ramadan.
Mencontoh rutinitas Rasulullah SAW ini termasuk ke dalam sunnah. Artinya, jika dilakukan akan mendapat pahala, tetapi jika tak dilakukan tidak berdosa.
Menu berbuka kesukaan beliau juga tak terlepas dari kurma, tetapi dengan menyegerakan berbuka setelah azan maghrib berkumandang. Foto: Getty Images/Nungning20 |
Setelah sahur, Rasulullah SAW akan menjalankan aktivitasnya seperti biasa sampai akhirnya datang waktu berbuka puasa. Saat waktu berbuka tiba, beliau menyegerakan berbuka puasa, biasanya dengan kurma segar.
Jika kurma tidak tersedia, beliau berbuka dengan kurma kering, dan jika itu pun tidak ada, maka cukup dengan beberapa teguk air. Rasulullah juga menekankan agar umat Islam tidak menunda waktu berbuka ketika magrib telah tiba.
Pola berpuasa ala Rasulullah SAW ini bahkan telah terbukti menjadi cara berpuasa terbaik secara ilmiah. Mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka puasa membantu memperpendek durasi tubuh berpuasa.
Walaupun sudah ada waktu yang ditetapkan, tetapi tubuh tidak akan kelaparan terlalu lama. Berbeda jika melakukan sahur lebih awal dan menunda berbuka puasa yang akan membuat mode kelaparan pada tubuh lebih panjang durasinya.
Wallahualam bissawab.
(dfl/adr)
-
Ayam3 Resep Ayam Serundeng yang Sedap, Pakai Kelapa hingga Lengkuas
-
KueResep Dadar Gulung Isi Unti Kelapa yang Manis dan Harum Nangka
-
TelurResep Semur Telur dan Tahu ala Betawi, Menu Ekonomis yang Sedap
-
Minuman3 Resep Es Campur Spesial untuk Buka Puasa, Segar dengan Isian Melimpah


