5 Fakta Lobster yang Dulu Dianggap Makanan Orang Miskin

Riska Fitria - detikFood Kamis, 26 Nov 2020 16:30 WIB
5 Fakta Lobster yang Dulu Dianggap Makanan Orang Miskin Foto: iStock
Jakarta -

Lobster memiliki nilai jual tinggi. Sebelum dikenal sebagai makanan mewah, dulunya lobster merupakan makanan orang miskin. Ini faktanya.

Belakangan ini ekspor lobster tengah menjadi sorotan publik. Dalam kasus itu menyeret Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP), Edhy Prabowo sebagai tersangka korupsi terkait izin ekspor benih lobster.

Sebenarnya, polemik ini sudah menjadi isu lama sejak Edhy Prabowo merevisi tentang aturan ekspor benih lobster. Terlepas itu, lobster memang dikenal sebagai makanan laut favorit dan berkelas.

Namun, tahukah kamu bahwa jauh sebelum itu, lobster justru dianggap hama. Dulu, orang yang biasa mengonsumsi lobster merupakan orang miskin dan narapidana.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 fakta lobster.

1. Apa Itu Lobster?

5 Fakta Lobster yang Dulu Dianggap Makanan Orang Miskin5 Fakta Lobster yang Dulu Dianggap Makanan Orang Miskin Foto: iStock

Lobster dikenal sebagai makanan laut yang bernilai fantastis. Dilansir dari Britannica, lobster merupakan salah satu jenis krustasea laut yang masuk dalam famili Homaridae atau Nephropsidae.

Untuk makan, lobster akan mengonsumsi hewan mati atau memakan organisme hidup seperti moluska kecil, rumput laut dan invertebrata penghuni dasar laut. Lobster dapat dikenali dari cangkangnya.

Cangkangnya keras dan tersegmentasi dengan lima kaki. Beberapa diantara kakinya berfungsi sebagai penjepit. Selain itu, lobster memiliki mata majemuk pada tangkai yang bisa digerakkan.

Baca Juga : Heboh Ekspor Benih Lobster, 5 Daerah Ini Jadi Penghasil Lobster Unggulan

2. Makanan Orang Miskin

5 Fakta Lobster yang Dulu Dianggap Makanan Orang Miskin5 Fakta Lobster yang Dulu Dianggap Makanan Orang Miskin Foto: iStock

Sebelum dikenal sebagai makanan laut yang mewah, dulu lobster hanya dipandang sebagai hama. Tepatnya pada awal abad ke-16 di mana para pemukim Eropa pertama datang ke Amerika Utara.

Di sana mereka melihat banyak lobster yang tersebar bahkan bertumpuk-tumpuk di daratan teluk Massachusetts. Karena jumlahnya yang melimpah, dulu lobster jadi makanan sehari-hari.

Hingga akhirnya mereka bosan. Sementara jumlah lobster kian meningkat, tapi daya tampung tak memadai. Karena itulah mereka memanfaatkan lobster sebagai pupuk dan umpan pancing.

Dulu orang menyebut lobster dengan sebutan kecoak laut. Selain itu, lobster juga populer sebagai makanan para narapidana. Lobster yang melimpah itu tak ada harganya dan dianggap sebagai lambang kemiskinan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Canadian Lobster Berlumur Saus Salted Egg"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com