Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
images
waktu berbuka
17:59 WIB
wilayah Jakarta
Back
Langkah Emas Raih Kemenangan

5 Tips 'War' Buka Puasa Bersama agar Tetap Nyaman di Restoran

Diah Afrilian - detikFood

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi Bukber atau Makan Bareng
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Beberapa hal penting diperhatikan saat buka puasa bersama. Mulai dari reservasi tempat hingga pemesanan kolektif bikin momen bukber lebih nyaman.

Buka puasa bersama di restoran sudah menjadi tradisi yang selalu dinantikan saat ramadan. Tak sekadar mengisi perut, ajang buka puasa bersama juga menjadi kesempatan silaturahmi.

Sayangnya, menemukan tempat makan yang masih menyediakan slot untuk buka puasa bersama tak semudah yang dibayangkan. Sebab antusias yang tinggi membuat banyak restoran kerap penuh menjelang buka puasa.

Agar momen buka puasa bersama bisa berlangsung nyaman, ada beberapa tips yang dapat dipraktikkan. Mulai dari melakukan reservasi tempat hingga memesan menu sebelumnya.

Berikut 5 tips 'war' bukber di restoran agar tetap nyaman:

High angle malaysian malay family having family reunion dinner assorted malay food at home celebrating hari rayaMelakukan reservasi sebelum buka puasa bersama penting untuk memastikan masih ada meja kosong yang tersedia. Foto: Getty Images/chee gin tan

1. Lakukan Reservasi

Reservasi adalah langkah paling krusial, terutama jika datang dalam rombongan. Selama Ramadan, banyak restoran favorit dipadati pengunjung bahkan sejak sore hari.

Tanpa reservasi, risiko kehabisan meja atau harus menunggu lama hingga waktu berbuka terlewat lebih tinggi. Bahkan tidak sedikit restoran yang menolak tamu pada sesi buka puasa yang datang tanpa reservasi.

Melakukan reservasi sebaiknya dilakukan beberapa hari sebelumnya. Berikan informasi waktu kedatangan serta jumlah rombongan yang akan datang untuk buka puasa bersama.

2. Pesan Pre-Order Menu

Selain reservasi tempat, memesan menu lebih awal atau pre-order sangat disarankan. Hal ini penting terutama jika restoran yang dipilih terkenal ramai atau memiliki menu andalan yang cepat habis.

Selain itu melakukan pre-order menu juga membantu memudahkan tempat makan untuk menyiapkan pesanan. Jadi, tepat setelah azan magrib, makanan bisa langsung disajikan.

Sebagian tempat makan meminta biaya down payment (DP) sebagai tanda jadi untuk pemesanan makanan dan reservasi tempat. Pre-order juga membantu dapur restoran mengatur alur kerja, sehingga risiko pesanan terlambat bisa diminimalkan.

3. Pilih Restoran sesuai Selera

Memilih restoran yang sesuai selera semua anggota rombongan juga penting untuk acara buka puasa bersama. Jika datang bersama keluarga besar, restoran dengan menu variatif biasanya menjadi pilihan aman.

Sementara untuk acara bersama teman atau rekan kerja, bisa mempertimbangkan konsep tempat yang lebih santai atau kekinian. Mengkurasi pemilihan tempat dan pertimbangan menu juga seharusnya dilakukan sebelum melakukan reservasi.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan juga ialah fasilitas dan kapasitasnya. Jangan sampai kapasitas restoran yang dipilih justru tak bisa menampung jumlah rombongan yang akan datang.

Muslim buka puasaUpayakan untuk datang lebih awal bukan malah setelah waktu buka puasa. Foto: Getty Images/rudi_suardi

4. Datang Lebih Awal

Datang lebih awal adalah strategi sederhana tapi sering diabaikan. Idealnya, tiba di restoran 30-60 menit sebelum waktu berbuka.

Tujuannya agar konsumen punya waktu untuk duduk dengan tenang, mengecek kembali pesanan, serta menghindari kepanikan menjelang magrib. Datang lebih awal juga menunjukkan sikap menghargai pihak restoran dan anggota rombongan lainnya.

Jangan sampai membiarkan segelintir orang menunggu lebih dari waktu buka puasa terlalu lama. Selain itu, datang lebih lebih awal juga mencegah terjebak kemacetan lalu lintas yang memadat saat sore hari di bulan ramadan.

5. Pesan secara Kolektif

Jika buka puasa dilakukan bersama banyak orang, sebaiknya pemesanan dilakukan secara kolektif. Tunjuk satu atau dua orang sebagai koordinator mewakili anggota rombongan.

Cara ini mempermudah komunikasi dengan pihak restoran dan menghindari kekacauan saat memesan secara terpisah. Selain itu, pembayaran juga bisa lebih tertata karena sudah ada pencatatan sebelumnya.

Pemesanan kolektif membantu restoran memproses pesanan dalam satu waktu yang sama. Sehingga baik pelanggan maupun restoran tak perlu khawatir akan adanya pesanan ganda atau terlewat.

(dfl/adr)