×
Ad

Lagi Flu? Hindari 6 Makanan Ini Biar Tubuh Cepat Pulih

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Kamis, 27 Agu 2026 05:00 WIB
Foto: Getty Images/eggeeggjiew
Jakarta -

Musim pancaroba bikin flu gampang menyerang. Bersin-bersin, demam, tenggorokan sakit, batuk, badan pegal, sampai lemas jadi keluhan yang bikin nggak nyaman.

Saat flu menyerang, urusan makan biasanya jadi hal terakhir yang dipikirkan. Padahal, apa yang dimakan, diminum, dan dihindari bisa memengaruhi seberapa cepat tubuh pulih.

Perlu digarisbawahi, makanan memang tidak bisa menyembuhkan flu secara instan dan juga tidak menjamin seseorang bebas dari penularan.

Namun dengan asupan nutrisi yang tepat, cairan yang cukup, dan istirahat yang memadai bisa membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih baik.

Cairan Jadi Kunci Utama

Saat demam, tubuh kehilangan lebih banyak cairan lewat keringat. Kalau disertai muntah atau diare, kehilangan cairan dan elektrolit bisa makin parah.

Karena itu, penting untuk terus mencukupi cairan sepanjang hari, baik dari air putih, konsumsi sup bening, teh, air kelapa, maupun minuman elektrolit.

Sup ayam disebut-sebut punya manfaat lebih dari sekadar menghangatkan badan. Menurut National Institutes of Health (NIH) AS, makan sup ayam dipercaya berpotensi membantu menjaga hidrasi tubuh, meredakan peradangan, dan melancarkan produksi lendir saat sakit.

Ada beberapa makanan yang dianjurkan ahli kesehatan untuk dihindari saat flu. Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak

Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Ketika demam, mual, atau perut tidak nyaman melanda, makan dalam porsi besar biasanya justru terasa berat di badan. Karena itu, lebih baik makan dalam porsi kecil tapi lebih sering, sesuai kemampuan tubuh menerimanya.

Pilihan makanan lembut dan mudah dicerna seperti bubur kacang hijau bisa jadi andalan. Tapi, makan menu yang itu-itu saja saat sakit juga bisa bikin bosan. Di sinilah buah-buahan, sup, dan salad ringan bisa jadi variasi yang tetap aman di perut.

Telur juga jadi sumber protein yang baik, asal nafsu makan mendukung. Yoghurt tak kalah bagus karena selain kaya protein, juga mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan.

Sementara buah-buahan seperti jeruk, beri, kiwi, melon, dan pepaya tak cuma menyegarkan, tapi juga memasok vitamin, mineral, dan cairan yang dibutuhkan tubuh.

Mayo Clinic Health System menyarankan agar kebutuhan nutrisi pendukung imun sebaiknya dipenuhi lewat pola makan seimbang, bukan mengandalkan suplemen.

Konsumsi vitamin C sebelum gejala flu muncul memang disebut bisa memperpendek durasi sakit, tapi bukan berarti mencegah seseorang tertular sama sekali.



Simak Video " Ahli Gizi Beri Aturan Konsumsi Gula Per Harinya untuk Cegah Diabetes"


(dfl/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork