Penderita tekanan darah tinggi tidak boleh mengonsumsi minuman sembarangan. Contohnya 4 minuman ini yang penting dihindari jika tekanan darah mau terkontrol.
Tekanan darah perlu diperhatikan. Hal ini penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan stroke.
Cara menjaga tekanan darah cukup beragam. Salah satu hal terpenting yaitu dengan menerapkan pola makan sehat. Selain mengonsumsi makanan bernutrisi, penting juga menghindari makanan atau minuman yang dapat memicu risiko bahaya.
Pasalnya perubahan pola makan dapat berdampak positif dan menawarkan perubahan dramatis pada kontrol gula darah ini.
Lantas, minuman apa saja yang perlu dihindari untuk menjaga kontrol gula darah? Dilansir dari verywellhealth.com (4/8), berikut 4 minuman yang perlu dihindari!
1. Minuman manis
Minuman manis memang enak dan menyegarkan. Namun perlu diingat jika minuman tersebut bisa memengaruhi tekanan darah.
Minuman manis seperti, minuman kemasan, minuman bersoda, dan lain sebagainya biasanya diberi gula tambahan, sirup, atau pemanis yang mengandung kalori lainnya.
Gula tambahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan rasa dan umur simpan minuman. Meskipun rasanya menjadi enak, minuman tersebut memiliki kandungan kalori nol.
Penelitian yang disebutkan situs Very Well Health telah menemukan bahwa minuman manis menyebabkan kenaikan tekanan darah, terutama tekanan darah sistolik.
Tak hanya berkaitan dengan peningkatan tekanan darah, asupan gula berlebihan juga dikaitkan dengan kenaikan berat badan, peradangan kronis, sampai diabetes yang semuanya dapat memicu penyakit serangan jantung dan stroke.
Lebih baik menghindari mengonsumsi minuman manis dan beralih ke minuman tanpa gula tambahan atau air mineral.
American Heart Association (AHA) menyarankan untuk membatasi asupan gula tambahan tidak lebih 6% dari kalori harian. Ini setara dengan sekitar 6 sendok teh gula untuk wanita dan 9 sendok teh gula untuk pria.
2. Minuman kafein
Minuman kafein juga tidak baik dikonsumsi. Penelitian menunjukkan asupan kafein akut atau jangka pendek berpotensi menyebabkan lonjakan tekanan darah ringan.
Kafein dapat meningkatkan tekanan darah karena zat ini memicu adrenal dengan melepaskan hormon adrenalin dan menghambat adenosin, hormon yang menjaga pembuluh darah tetap rileks.
FDA (Food and Drug Administration) merekomendasikan batas kafein harian sebanyak 400 miligram saja untuk orang dewasa. Jika memiliki hipertensi, sebaiknya membatasi di bawah 400 mg.
(aqr/adr)