Penderita asam urat sebaiknya membatasi konsumsi beberapa makanan tinggi purin. Jenisnya antara lain jeroan, daging merah, seafood hingga makanan olahan.
Asam urat bisa kambuh kapan saja dan menimbulkan nyeri pada sendi. Salah satu pemicunya adalah pola makan yang kurang tepat.
Beberapa makanan dan minuman diketahui dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Karena itu, konsumsinya perlu lebih diperhatikan.
Dari daging merah hingga makanan olahan, beberapa jenis makanan sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Terutama jika kamu rentan mengalami asam urat kambuh.
Dikutip dari Health.com (23/3) berikut 6 makanan yang dapat memicu asam urat:
1. Daging Merah
Daging merah, seperti daging sapi, kambing, dan babi, mengandung purin yang tinggi. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
Selain purin, daging merah juga mengandung hipoksantin. Senyawa ini diketahui berperan dalam meningkatkan risiko serangan asam urat.
Tak hanya dagingnya, kaldu dan kuah berbahan daging tinggi purin juga sebaiknya dibatasi. Termasuk kaldu yang dibuat dari jeroan atau bagian dalam hewan.
2. Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol, terutama bir, dapat meningkatkan risiko serangan asam urat. Bahkan, risikonya disebut lebih tinggi dibandingkan minuman keras atau anggur.
Alkohol dapat mengganggu pembuangan asam urat dari tubuh. Akibatnya, kadar asam urat dalam darah lebih mudah meningkat dan memicu kekambuhan.
Bagi penderita asam urat, dokter umumnya menyarankan menghindari alkohol, terutama saat kambuh. Jika tetap minum, sebaiknya batasi jumlah konsumsinya.
Simak Video "Video: Tips Kurban Sehat, Bebas Derita Kolesterol dan Asam Urat"
(raf/adr)