Sarapan sering disebut sebagai waktu makan yang paling penting. Ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi di pagi hari karena kandungan nutrisinya.
Pilihan makanan saat pagi hari juga berpengaruh terhadap rasa kenyang, konsentrasi, hingga metabolisme tubuh sepanjang hari. Karena itu, menu sarapan sebaiknya tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mengandung protein, serat, vitamin, dan lemak sehat dalam jumlah seimbang.
Beberapa makanan bahkan dikenal mampu membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sekaligus memberikan energi lebih lama.
Dilansir dari Vinmec (01/07/2026), jika masih bingung menentukan menu sarapan, tujuh makanan berikut bisa menjadi pilihan praktis sekaligus bernutrisi untuk mengawali aktivitas setiap pagi.
1. Telur
Telur menjadi salah satu pilihan sarapan terbaik karena kaya protein berkualitas tinggi. Selain harganya murah, tiga butir telur ukuran besar mengandung sekitar 20 gram protein yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat mengurangi keinginan makan berlebihan pada waktu berikutnya.
Selain itu, kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang berperan menjaga kesehatan mata. Telur juga menjadi sumber kolin yang penting untuk fungsi otak dan hati.
Meski bisa memicu lonjakan kolesterol, konsumsi telur utuh umumnya tidak meningkatkan kolesterol darah pada kebanyakan orang dan tetap aman sebagai bagian dari pola makan seimbang.
2. Kopi
Bagi banyak orang, minum secangkir kopi menjadi teman wajib di pagi hari. Kandungan kafeinnya dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, suasana hati, dan konsentrasi saat memulai aktivitas.
Selain itu, kafein juga diketahui mampu meningkatkan metabolisme serta membantu pembakaran lemak. Kopi mengandung antioksidan yang berperan melindungi sel tubuh dan membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis.
Agar manfaatnya tetap optimal, sebaiknya hindari penggunaan gula berlebihan. Jika ingin menambahkan susu, pilih susu rendah lemak atau susu nabati agar kandungan kalorinya tetap terjaga.
3. Oatmeal
Oatmeal cocok dijadikan menu sarapan karena mengandung beta-glukan, yaitu serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Oat juga kaya antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga tekanan darah. Meski demikian, kandungan protein oatmeal relatif rendah sehingga sebaiknya dipadukan dengan susu, telur, atau keju agar kebutuhan protein saat sarapan lebih tercukupi.
Tambahan buah segar atau kacang-kacangan juga dapat membuat semangkuk oatmeal menjadi lebih bergizi sekaligus memiliki tekstur yang lebih menarik.
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
(sob/adr)