7 Makanan Terbaik untuk Sarapan, Bikin Kenyang Lebih Lama dan Sehat

7 Makanan Terbaik untuk Sarapan, Bikin Kenyang Lebih Lama dan Sehat

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 02 Jul 2026 06:00 WIB
Young joyful woman drinking orange juice and standing near a kitchen table. Close up of a woman drinking juice in her kitchen. Fit smiling young woman preparing healthy fruit juice
Foto: Getty Images/iStockphoto/dragana991
Jakarta -

Sarapan sering disebut sebagai waktu makan yang paling penting. Ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi di pagi hari karena kandungan nutrisinya.

Pilihan makanan saat pagi hari juga berpengaruh terhadap rasa kenyang, konsentrasi, hingga metabolisme tubuh sepanjang hari. Karena itu, menu sarapan sebaiknya tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mengandung protein, serat, vitamin, dan lemak sehat dalam jumlah seimbang.

Beberapa makanan bahkan dikenal mampu membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sekaligus memberikan energi lebih lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Vinmec (01/07/2026), jika masih bingung menentukan menu sarapan, tujuh makanan berikut bisa menjadi pilihan praktis sekaligus bernutrisi untuk mengawali aktivitas setiap pagi.

ADVERTISEMENT

1. Telur

10 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Saat Bikin Scrambled EggScrambled Egg Foto: Getty Images/iStockphoto/mtreasure

Telur menjadi salah satu pilihan sarapan terbaik karena kaya protein berkualitas tinggi. Selain harganya murah, tiga butir telur ukuran besar mengandung sekitar 20 gram protein yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat mengurangi keinginan makan berlebihan pada waktu berikutnya.

Selain itu, kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang berperan menjaga kesehatan mata. Telur juga menjadi sumber kolin yang penting untuk fungsi otak dan hati.

Meski bisa memicu lonjakan kolesterol, konsumsi telur utuh umumnya tidak meningkatkan kolesterol darah pada kebanyakan orang dan tetap aman sebagai bagian dari pola makan seimbang.

2. Kopi

Young caucasian woman in warm sweater is smiling and holding a glass of hot turmeric milk on table of coffee shop. Enjoyment of drinking hot beverage near window on weekend. Copy spaceKopi. Foto: Getty Images/Kostikova

Bagi banyak orang, minum secangkir kopi menjadi teman wajib di pagi hari. Kandungan kafeinnya dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, suasana hati, dan konsentrasi saat memulai aktivitas.

Selain itu, kafein juga diketahui mampu meningkatkan metabolisme serta membantu pembakaran lemak. Kopi mengandung antioksidan yang berperan melindungi sel tubuh dan membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis.


Agar manfaatnya tetap optimal, sebaiknya hindari penggunaan gula berlebihan. Jika ingin menambahkan susu, pilih susu rendah lemak atau susu nabati agar kandungan kalorinya tetap terjaga.

3. Oatmeal

Ilustrasi oatmeal pisangIlustrasi oatmeal pisang Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev

Oatmeal cocok dijadikan menu sarapan karena mengandung beta-glukan, yaitu serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.

Oat juga kaya antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga tekanan darah. Meski demikian, kandungan protein oatmeal relatif rendah sehingga sebaiknya dipadukan dengan susu, telur, atau keju agar kebutuhan protein saat sarapan lebih tercukupi.

Tambahan buah segar atau kacang-kacangan juga dapat membuat semangkuk oatmeal menjadi lebih bergizi sekaligus memiliki tekstur yang lebih menarik.

4. Kacang-kacangan

Spicy flavoured nuts. Mix of nuts in jar.Spicy flavoured nuts. Mix of nuts in jar. Foto: Getty Images/iStockphoto/jirkaejc

Berbagai jenis kacang dapat menjadi pelengkap sarapan yang menyehatkan. Almond, kenari, pistachio, hingga kacang Brazil mengandung lemak tak jenuh, protein, magnesium, dan kalium yang baik untuk tubuh.

Konsumsi kacang juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan rasa kenyang. Meski bernutrisi tinggi, kacang tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah wajar karena kandungan kalorinya cukup tinggi.

5. Teh Hijau

matcha dan green teagreen tea Foto: Getty Images/victoriya89

Selain kopi, teh hijau juga menjadi minuman yang cocok dinikmati pada pagi hari. Kandungan kafeinnya lebih rendah dibanding kopi, tetapi tetap mampu membantu meningkatkan fokus dan kewaspadaan.

Teh hijau juga kaya antioksidan, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Beberapa penelitian juga mengaitkan konsumsi teh hijau dengan pengendalian kadar gula darah serta penurunan risiko penyakit kronis. Minuman ini dapat menjadi alternatif bagi orang-orang yang menginginkan asupan kafein lebih ringan.

6. Buah-buahan

Jeruk mandarin.Jeruk mandarin. Foto: Freepik

Buah segar menjadi pilihan sarapan yang praktis sekaligus kaya vitamin, mineral, serat, dan air. Buah sitrus seperti jeruk mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi, sedangkan buah lain juga memberikan antioksidan yang mendukung daya tahan tubuh.

Kandungan seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan pencernaan. Agar gizinya semakin lengkap, buah dapat dipadukan dengan telur, keju, atau yogurt tinggi protein sehingga menghasilkan menu sarapan yang lebih seimbang dan mengenyangkan hingga waktu makan siang.

7. Keju

various types of cheese on rustic wooden tablevarious types of cheese on rustic wooden table Foto: Getty Images/iStockphoto/Magone

Keju mengandung protein yang membantu meningkatkan rasa kenyang sekaligus mendukung metabolisme tubuh. Produk olahan susu ini juga menyediakan lemak sehat dan kalsium yang penting bagi kesehatan tulang.

Salah satu kandungan alaminya, conjugated linoleic acid (CLA), dikaitkan dengan manfaat dalam mendukung pengelolaan berat badan.

Untuk menu sarapan yang lebih seimbang, keju bisa dipadukan dengan buah beri, roti gandum, atau taburan biji rami sehingga asupan serat, vitamin, dan lemak sehat menjadi lebih lengkap serta cocok untuk mengawali aktivitas sepanjang hari.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads