×
Ad

Jangan Asal Minum! Ini 5 Minuman yang Aman Dikonsumsi Saat Intermittent Fasting

Diah Afrilian - detikFood
Rabu, 24 Jun 2026 06:00 WIB
Foto: Diah Afrilian/detikcom
Jakarta -

Intermittent fasting menjadi salah satu diet yang populer. Ternyata, tak sekadar memperhatikan jendela makan, pelaku diet IF juga perlu mewaspadai asupan minuman.

Intermittent fasting atau puasa berselang menjadi salah satu pola makan yang banyak dilakukan untuk membantu mengatur berat badan. Berbeda dengan diet lain, intermittent fasting lebih menekankan periode berpuasa dan periode jendela makan.

Saat menjalani intermittent fasting, banyak orang memperhatikan makanan yang dikonsumsi ketika waktu makan tiba. Namun, pilihan minuman selama periode puasa juga tidak kalah penting.

Beberapa jenis minuman yang terlihat ringan ternyata dapat mengandung kalori tertentu yang bisa mengurangi manfaatnya. Dilansir dari The Fast 800, (22/6/2026), hanya minuman tertentu yang diperbolehkan untuk dikonsumsi saat berpuasa maupun pada jendela makan.

Berikut ini 5 minuman yang aman dikonsumsi saat intermittent fasting:

Konsumsi air mineral menjadi minuman yang paling direkomendasikan saat menjalani diet IF. Foto: Australia Plus ABC

1. Air Mineral

Air putih merupakan minuman paling aman dikonsumsi selama periode puasa. Tubuh tetap membutuhkan cairan agar tetap terhidrasi, terutama ketika tidak ada asupan makanan dalam beberapa jam.

Konsumsi air yang cukup juga dapat membantu menjaga energi dan mengurangi rasa lapar yang sebenarnya muncul akibat dehidrasi. Terkadang tubuh salah mengenali sinyal haus sebagai rasa lapar.

Agar tidak terasa membosankan, air putih tetap dapat diberi variasi tanpa menambah banyak kalori. Tambahan seperti irisan lemon, jeruk nipis, mentimun, atau daun mint dapat memberikan rasa segar pada air putih.

2. Kopi Hitam tanpa Gula

Bagi pencinta kopi, kopi hitam masih dapat dikonsumsi saat menjalani intermittent fasting. Kopi tanpa gula, sirup, atau tambahan susu umumnya tidak mengandung kalori signifikan sehingga tidak mengganggu periode puasa.

Selain membantu meningkatkan energi, kopi juga sering dikaitkan dengan dukungan terhadap proses penurunan berat badan. Kandungan kafein di dalam kopi dapat membantu tubuh terasa lebih berenergi.

Namun, kebiasaan menambahkan gula, krimer, sirup rasa, atau susu berlebihan perlu diperhatikan. Bahan tambahan tersebut dapat meningkatkan kandungan kalori dan berpotensi menghentikan fase puasa.




(dfl/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork