×
Ad

Tak Sembarangan! 5 Jenis Ikan Ini Tidak Ideal untuk Sushi

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 11 Jun 2026 06:00 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Sushi identik dengan potongan ikan sebagai pelengkap. Namun, tidak semua ikan cocok dipakai untuk sushi. Ada beberapa jenis yang perlu dihindari karena beberapa alasan.

Sushi menjadi salah satu hidangan khas Jepang yang populer. Terdiri dari nasi yang dibumbui dengan campuran cuka, gula, garam, lalu dipadukan dengan berbagai isian topping, seperti ikan, seafood lain, daging, atau sayuran.

Meskipun isian sushi beragam, ikan menjadi salah satu bahan pelengkap yang utama. Namun bukan berarti semua jenis ikan cocok untuk sushi. Jenis ikannya juga perlu diperhatikan karena kemungkinan beberapa jenis mengandung parasit atau bahan lain yang berbahaya.

Dilansir dari Chouwhound (29/3/2025), dua ahli, Michael Morales dan Kotaro Ko Sunagawa, mengungkap 5 jenis ikan yang sebaiknya dihindari dalam pembuatan sushi.

1. Swordfish atau ikan todak

Ikan todak atau swordfish tidak disarankan karena dagingnya terlalu padat. Foto: Getty Images/bhofack2

Swordfish atau ikan todak memiliki daging yang padat, tanpa lemak, dan terasa bersih. Menurut Fact Animal, ikan todak juga tidak memiliki sisik. Ikan ini ideal untuk dipanggang atau dijadikan steak.

Namun ikan todak tidak cocok untuk diolah menjadi sushi, terutama karena tekstur dagingnya. Menurut ahli Michael Morales, teksturnya terlalu padat hingga bisa mengurangi kelembutan sushi.

Jika memang ingin menggunakan ikan todak untuk sushi, disarankan untuk memotong ikan tipis-tipis atau menyiapkannya dalam bentuk campuran, daripada menyajikannya sebagai potongan utuh.

2. Mahi-mahi

Biasanya ikan mahi-mahi identik sebagai masakan Hawaii. Nama mahi-mahi sendiri memang berasal dari bahasa Hawaii yang berarti 'kuat-kuat.'

Ikan ini punya daging yang padat dengan aroma ringan. Kulitnya biasanya tidak dimakan karena keras, tetapi berfungsi menjaga ikan tetap utuh selama dimasak.

Karena kulitnya keras dan dagingnya kenyal, mahi-mahi dapat bertahan dengan metode masak, seperti digoreng atau dipanggang. Rasanya juga sedikit lebih manis dan lembut daripada ikan halibut, menjadikannya pasangan yang baik untuk berbagai bumbu dan sering muncul dalam berbagai menu restoran.

Namun, mahi-mahi tidak cocok dijadikan sushi. Michael Morales menjelaskan jika mahi-mahi teksturnya terlalu keras dan padat. Tekstur ini tidak memberikan sensasi lumer di mulut yang biasanya dicari penikmat sushi.

Selain itu, ikan ini kurang umum dipilih karena berisiko menyebabkan keracunan histamin yang tinggi. Ikan ini cepat mengalami degradasi bakteri yang menghasilkan racun. Mengonsumsinya dalam keadaan mentah berisiko memicu alergi atau keracunan.



Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"


(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork